IHSG Melemah 0,17 Persen tapi Saham DMMX hingga MCAS Melonjak 35 Persen

IHSG Melemah 0,17 Persen tapi Saham DMMX hingga MCAS Melonjak 35 Persen
Ilustrasi saham (sumber foto : NET)

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi sebesar 10,65 poin (0,17%) hingga menyentuh level 6.185,7 saat penutupan perdagangan pada Senin (27/7/2026).

Sejumlah saham yang terdaftar dalam indeks LQ45 mengalami penguatan, di antaranya saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 3,61%, saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terkerek 3,55%, dan saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melesat 3,58%.

Saham-saham lainnya turut melonjak hingga masuk jajaran top gainers, seperti saham DMMX hingga MCAS dengan kenaikan harga mulai 24% sampai 35%.

Tercatat sebanyak 318 saham mengalami kenaikan, 360 saham melemah, dan 287 saham stagnan. Nilai total transaksi yang tercipta di bursa menembus Rp 12,12 triliun.

Beberapa sektor saham berada di zona hijau pada penutupan bursa hari ini, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor perindustrian yang menguat 0,68%. Sektor tersebut disusul oleh sektor keuangan yang naik 0,43% serta sektor teknologi sebesar 0,31%.

Sebaliknya, penurunan melanda sektor infrastruktur sebesar 1,45%, sektor properti 0,82%, sektor kesehatan 0,6%, sektor energi 0,48%, sektor barang baku 0,4%, sektor barang konsumen primer 0,39%, sektor barang konsumen non-primer 0,08%, dan sektor transportasi 0,02%.

"Bursa regional Asia menguat setelah jeda akhir pekan perang antara Amerika Serikat (AS)-Iran," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Sentimen terangkat oleh meredanya ketegangan geopolitik setelah AS menghentikan serangan terhadap Iran pada akhir pekan, dan Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menghentikan serangan balasan terhadap sekutu AS di kawasan itu setelah Washington menghentikan serangannya terhadap negara tersebut sejak Jumat," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu dari pasar domestik, IHSG bergerak mengalami penurunan. Para pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see sembari menunggu penetapan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang definitif setelah pengunduran diri secara mendadak Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo serta ditunjuknya Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

"pasar khawatir mundurnya Gubernur BI tersebut menambah ketidakpasatian arah kebijakan moneter dan independensi BI, serta stabilitas rupiah," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di saat IHSG sedang melemah hari ini, terdapat 5 saham yang memberikan keuntungan terbesar dengan kenaikan harga mulai 24% hingga 35% hanya dalam rentang satu hari.

Deretan saham tersebut meliputi PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) yang melesat 35% ke Rp 216, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menguat 34,5% ke Rp 222, serta PT Mega Perintis Tbk (ZONE) terkerek 24,75% ke Rp 630.

Selanjutnya, saham PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) bertambah 24,5% menjadi Rp 254 dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) naik 24,3% ke level Rp 266.

Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang terperosok cukup dalam, seperti PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang anjlok 14,5% menjadi Rp 376, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) merosot 10,09% ke Rp 5.125, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terkoreksi 9,83% ke Rp 1.605.

Berikutnya, saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) melemah 9,73% ke harga Rp 1.020 dan PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) tergerus 9,6% menjadi Rp 2

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index