IHSG Naik ke Level 5.885, Lima Saham Berhasil Capai Top Gainers

IHSG Naik ke Level 5.885, Lima Saham Berhasil Capai Top Gainers
Ilustrasi: IHSG menguat 0,21 persen ke posisi 5.885,69 pada perdagangan sesi pertama Kamis (9/7). (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 12,32 poin atau 0,21 persen ke posisi 5.885,69 pada perdagangan sesi pertama hari Kamis (9/7/2026). IHSG hari ini bergerak secara bervariasi di dalam rentang 5.839 hingga 5.904.

Pada saat yang bersamaan, lima saham terpantau meroket dan memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi. Bahkan, terdapat dua saham yang berhasil mencapai batas auto rejection atas (ARA).

Merujuk pada data IDX, volume perdagangan pada sesi pertama mencapai 16,66 miliar lembar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 6,71 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.470.502 kali.

Sebanyak 319 saham mencatatkan kenaikan, sementara 268 saham mengalami penurunan. Di sisi lain, ada 199 saham yang harganya tetap stagnan.

Sementara itu, saham-saham unggulan dalam kelompok LQ45 mengalami peningkatan sebesar 0,1 persen.

Mayoritas sektor saham ditutup menguat pada akhir sesi pertama perdagangan. Sektor barang baku mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 1,71 persen.

Kenaikan juga diikuti oleh sektor energi sebesar 1,45 persen, sektor transportasi 1,39 persen, sektor perindustrian 1,14 persen, serta sektor barang konsumsi non primer sebesar 0,57 persen.

Pelemahan terjadi pada sektor kesehatan sebesar 1,14 persen dan sektor keuangan 0,29 persen. Selain itu, sektor properti terkoreksi 0,24 persen, infrastruktur 0,19 persen, serta teknologi 0,08 persen.

Indeks saham di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi pada sesi pertama hari ini. Indeks Shanghai turun 0,35 persen dan Hang Seng tergerus 0,76 persen.

Di sisi lain, indeks Straits Times di Singapura meningkat 0,71 persen. Sementara itu, indeks Nikkei di Jepang melonjak hingga 1,41 persen.

Sebanyak lima saham mencatatkan lonjakan harga tertinggi dan menempati daftar saham paling menguntungkan. Kenaikan harga saham-saham tersebut berada di kisaran 16 persen hingga 35 persen.

Dua saham di antaranya telah mencapai batas auto rejection atas (ARA), yakni PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang melonjak 35 persen menjadi Rp 162 dan PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang naik 24,91 persen ke posisi Rp 1.755.

Saham lain yang termasuk dalam daftar kenaikan tertinggi adalah PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) yang melesat 21,26 persen ke Rp 770. PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 20,78 persen ke Rp 93, serta PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) meningkat 16,88 persen ke level Rp 187.

Sebaliknya, saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) mengalami penurunan tajam hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Harga saham JECX anjlok 14,87 persen ke Rp 1.660 dan BAPA merosot 14,51 persen menjadi Rp 330.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index