Aksi Jual Saham 1,86 Juta Dolar oleh CDO Corcept Therapeutics William Guyer

Aksi Jual Saham 1,86 Juta Dolar oleh CDO Corcept Therapeutics William Guyer
Ilustrasi: William Guyer menjual 20.000 saham Corcept Therapeutics senilai 1,86 juta dolar pada 7 Juli 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Chief Development Officer di Corcept Therapeutics Inc (NASDAQ:CORT), William Guyer, melepas 20.000 lembar saham biasa perusahaan pada 7 Juli 2026, yang menghasilkan dana sekitar 1,86 juta dolar. Penjualan tersebut dilakukan pada rentang harga 93,1059 dolar hingga 93,5383 dolar per lembar saham.

Transaksi ini dijalankan sesuai rencana perdagangan 10b5-1 yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Guyer pada 27 November 2024. Momen penjualan ini terjadi saat saham CORT berada di dekat level tertinggi 52 minggu di angka 94,77 dolar, dengan imbal hasil mencapai 154 persen dalam enam bulan terakhir.

Menurut analisis InvestingPro, saham ini tampak dinilai terlalu tinggi dibandingkan nilai wajarnya, dengan rasio P/E mencapai 231. Sebelum melakukan penjualan, Guyer mendapatkan 20.000 saham biasa lewat pelaksanaan opsi saham dengan harga 21,65 dolar per lembar atau total 433.000 dolar.

Opsi saham itu sudah bisa dilaksanakan sepenuhnya dan akan jatuh tempo pada 1 September 2031. Pasca-transaksi tersebut, Guyer tercatat memiliki 3.985 saham biasa Corcept Therapeutics Inc secara langsung.

Jumlah kepemilikan tersebut mencakup 224, 498, dan 877 saham dari penghargaan saham terbatas yang belum vesting, yang diberikan berturut-turut pada 1 Desember 2025, 2 Maret 2026, dan 1 Juni 2026. Penghargaan tersebut akan vesting setahun setelah tanggal pemberiannya, dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Guyer masih menyimpan 130.000 saham derivatif dalam bentuk opsi saham. Dalam perkembangan lain, Corcept Therapeutics kembali mengajukan Aplikasi Obat Baru untuk relacorilant ke FDA guna pengobatan sindrom Cushing, disertai analisis tambahan yang diminta lembaga tersebut.

Perusahaan memperkirakan proses peninjauan pengajuan ulang ini akan memakan waktu enam bulan. Sementara itu, Corcept telah memaparkan data kelangsungan hidup dari uji coba ROSELLA Fase 3 pada Pertemuan Tahunan American Society of Clinical Oncology.

Uji coba tersebut menunjukkan penurunan risiko kematian sebesar 35 persen pada pasien yang mendapatkan kombinasi Lifyorli dan nab-paclitaxel dibanding penggunaan nab-paclitaxel secara tunggal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index