IHSG Berpotensi Melemah, Simak Saham Pilihan untuk Trading Hari Ini

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Saham Pilihan untuk Trading Hari Ini
Ilustrasi: IHSG diprediksi melemah pada perdagangan Senin (29/6/2026) setelah penutupan negatif akhir pekan lalu. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (29/6/2026), diprediksi akan mengalami pelemahan. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 102,9 poin atau 1,72 persen ke level 5.896,1 pada Jumat (26/6/2026).

Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik pada awal perdagangan Senin bergerak bervariasi mengikuti perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah. Di sisi lain, mayoritas indeks saham Wall Street tertekan pada Jumat (26/6/2026) akibat aksi jual masif pada saham sektor teknologi, khususnya semikonduktor dan kecerdasan buatan.

Mempertimbangkan sentimen yang ada, analis merekomendasikan sejumlah saham untuk aktivitas trading hari ini. Mandiri Sekuritas merekomendasikan saham UNVR dengan target harga 1.780 dan JPFA dengan target harga 2.000.

BNI Sekuritas menyarankan enam saham, yakni HRTA dengan target 1.820-1.900, BUMI di 145-150, serta BIPI di 130-140. Selain itu, terdapat BNBR dengan target 100-106, INDY di 1.885-1.940, dan SCMA di 210-218.

MNC Sekuritas turut memberikan empat rekomendasi saham. Untuk saham BULL dengan trading buy, perusahaan mencatat, "BULL terkoreksi 4,89% ke 350 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menembus cluster MA20 dan MA200. Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada di akhir wave (A) dari wave [B]," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Selanjutnya, untuk CUAN yang direkomendasikan buy on weakness, MNC Sekuritas menyatakan, "CUAN terkoreksi 9,60% ke 565 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi CUAN saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A)," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terkait saham JSMR, perusahaan menyampaikan, "JSMR terkoreksi 6,96% ke 2.940 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun kembali berada di bawah MA60. Kami perkirakan, posisi JSMR sedang membentuk wave (2) dari wave [A]," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terakhir, untuk saham WIIM dengan rekomendasi sell on strength, analis menjelaskan, "WIIM terkoreksi 1,49% ke 1.655 dan disertai dengan tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi WIIM saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (B), sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave B. Adapun area koreksi yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 1.520-1.575," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index