INET Akuisisi 60 Persen Saham SGI demi Perkuat Infrastruktur Kabel Laut

Kamis, 17 September 2026 | 20:55:41 WIB
Ilustrasi akuisisi saham (FOTO : NET)

JAKARTA – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi mengambil alih 60 persen saham PT Sarana Global Indonesia (SGI) dengan nilai transaksi Rp 280,4 miliar. Langkah penyertaan modal ini tercatat sebagai transaksi material sesuai regulasi POJK nomor 17/POJK.04/2020, namun bukan termasuk transaksi afiliasi atau benturan kepentingan.

SGI sendiri dikenal sebagai penyedia layanan rekayasa, pengadaan, konstruksi (EPC), serta pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan listrik. Direktur Utama INET, Muhammad Arif, menjelaskan bahwa akuisisi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun kemampuan infrastruktur kabel laut yang terintegrasi.

Langkah ini dinilai memberi INET kontrol penuh atas pembangunan, operasional, hingga perbaikan jaringan kabel laut nasional. Langkah ini sekaligus melengkapi rencana pengembangan serat optik darat sepanjang 21.800 km yang sedang digarap perseroan.

Keberadaan kontrak pemeliharaan bertahun-tahun milik SGI diproyeksikan mampu menjaga stabilitas arus kas INET. Pengalaman SGI di sektor kabel daya turut membuka peluang baru bagi perseroan untuk merambah ke infrastruktur kabel listrik bawah laut.

Langkah bisnis ini juga mendukung pemenuhan asas cabotage dan agenda pemerintah dalam memperkuat infrastruktur digital serta energi nasional. Indonesia membutuhkan konektivitas laut yang andal mengingat statusnya sebagai negara kepulauan.

“Indonesia adalah negara kepulauan, dan masa depan digital kita secara harfiah terletak di dasar laut. Melalui akuisisi SGI, INET memiliki kemampuan end-to-end untuk membangun, mengoperasikan, dan menjaga jaringan yang menghubungkan Indonesia. Akuisisi ini merupakan investasi untuk memperkuat kedaulatan konektivitas Indonesia,” ujar Muhammad Arif lewat siaran pers, Kamis (17/9/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Direktur SGI Bastian Sembiring menambahkan bahwa rekam jejak panjang perusahaan menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke skala yang lebih besar.

“Selama lebih dari dua dekade, tim SGI telah menggelar dan menjaga ribuan kilometer kabel di perairan Nusantara. Bergabung dengan INET memberi kami platform, modal, dan skala untuk melangkah ke tahap berikutnya, termasuk pengembangan layanan kabel listrik bawah laut dan pasar regional,” ucap Bastian sebagaimana dilansir dari berita sumber.

SGI memiliki aset utama berupa kapal kabel Pacific Guardian berbendera Indonesia yang dilengkapi ROV hingga kedalaman 2.500 meter, serta tongkang Nostag 10. Perusahaan yang berdiri sejak 2000 dan bertransformasi menjadi EPC pada 2010 ini punya rekam jejak panjang di proyek kabel laut Nusantara.

Portofolio SGI mencakup penggelaran Palapa Ring Barat sepanjang 1.744 km, Palapa Ring Timur 2.071 km, serta perluasan Palapa Ring Timur 1.247 km. Proyek lain yang ditangani antara lain jalur Sabang-Lhokseumawe-Medan 625 km, Aceh-Sibolga-Batam-Larantuka 769 km, dan Luwuk-Tutuyan 342 km.

Pada segmen kabel listrik, SGI menggarap pemasangan kabel daya PLN-WIKA sepanjang 36 km untuk tiga sirkuit. Perusahaan juga terlibat pada proyek interkoneksi Singapura-Malaysia serta perbaikan sirkuit periode 2023-2025.

Pendapatan berulang SGI disokong oleh kontrak pemeliharaan jangka panjang dengan beberapa mitra strategis. Kontrak tersebut meliputi pemeliharaan 4.571 km Palapa Ring Timur bersama PT Palapa Timur Telematika selama 15 tahun sejak 2019, Palapa Ring Tengah 1.807 km dengan PT Len Telekomunikasi Indonesia, serta jalur Sape-Ende-Kupang-Bajo bersama PT Mora Telematika Indonesia.

Dukungan operasional SGI diperkuat oleh kapal Pacific Guardian berukuran 115,6 meter berbobot 6.133 GT dan tongkang Nostag 10 berukuran 92 x 28 meter berbobot 4.212 GT. SGI juga mengoperasikan fasilitas gudang kabel seluas 1.000 meter persegi di Kupang dengan kapasitas simpan hingga 200 km.

Tags

Terkini

BOJ Naikkan Suku Bunga ke 1,25%, Tertinggi dalam 31 Tahun

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09:00 WIB

Teknik Menguleni Adonan Roti Agar Kalis dan Elastis

Sabtu, 19 September 2026 | 01:57:01 WIB

Ide Konten TikTok Affiliate FYP Komisi Besar

Sabtu, 19 September 2026 | 01:47:54 WIB

Rahasia Strategi Copywriting Penutup Video

Sabtu, 19 September 2026 | 01:41:58 WIB