Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45, MDKA dan AMMN Disorot

Selasa, 15 September 2026 | 21:54:12 WIB
Ilustrasi saham LQ45 (FOTO : NET)

JAKARTA – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 14 September 2026 bergerak beragam di kedua kelompok, dengan koreksi cukup dalam di sejumlah saham pertambangan berharga mahal. Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.

Rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.

PT Bank Tabungan Negara (BBTN) mencatat kenaikan terbesar di kelompok ini pada perdagangan 14 September, 3,40%, disusul PT Bank Negara Indonesia (BBNI) yang naik 3,20%. PT Aneka Tambang (ANTM) jadi penurun terbesar, 2,45%, disusul PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) yang turun 2,13%. PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) stagnan.

PT Merdeka Copper Gold (MDKA) anjlok 5,57% pada perdagangan 14 September, penurunan terbesar di antara seluruh 20 saham gabungan. PT Amman Mineral Internasional (AMMN) justru melawan arus dengan kenaikan 4,94%, sementara PT Merdeka Battery Materials (MBMA), PT Darma Henwa (DEWA), dan PT Barito Pacific (BRPT) sama-sama terkoreksi dalam. PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, 0,38 kali.

Tags

Terkini