JAKARTA – Amazon mulai menjual obligasi berdenominasi pound Inggris pada Rabu, menandai pertama kalinya perusahaan tersebut menghimpun dana dalam mata uang sterling, menurut bank-bank yang mengelola transaksi ini sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan-perusahaan teknologi besar untuk memperluas pinjaman mereka dalam berbagai mata uang guna mendanai investasi infrastruktur kecerdasan buatan. Perusahaan-perusahaan ini telah menerbitkan utang senilai lebih dari $200 miliar tahun ini, lebih dari dua kali lipat jumlah yang dihimpun sepanjang tahun 2025, menurut data LSEG sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Amazon menetapkan panduan harga awal sekitar 70 basis poin di atas obligasi pemerintah Inggris untuk tenor tiga tahun, sekitar 90 basis poin di atas untuk enam tahun, sekitar 105 basis poin di atas untuk 12 tahun, dan sekitar 110 basis poin di atas untuk 19 tahun, menurut memo dari tiga bank yang terlibat dalam kesepakatan ini sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Obligasi tersebut diperkirakan akan ditetapkan harganya pada akhir hari Rabu. Pound merupakan mata uang terbaru yang ditambahkan Amazon ke dalam program pendanaannya, setelah sebelumnya mengakses pasar obligasi euro dan franc Swiss.
Alphabet, induk perusahaan Google, menjadi perusahaan teknologi besar pertama yang menjual obligasi sterling pada Februari lalu, menghimpun £5,5 miliar melalui penawaran lima bagian yang mencakup obligasi bertenor 100 tahun. Alphabet juga telah menerbitkan utang dalam yen Jepang, dolar Kanada, dan dolar Australia tahun ini.
Amazon terakhir kali menjual obligasi pada Juli lalu, ketika perusahaan berhasil menghimpun $25 miliar. Penawaran tersebut mendapat permintaan yang lebih lemah dibandingkan penjualan sebelumnya, mengindikasikan bahwa selera investor terhadap utang perusahaan teknologi mungkin mulai mencapai batasnya.
Bank Sentral Eropa menyatakan pada awal September bahwa meningkatnya penerbitan obligasi oleh perusahaan-perusahaan teknologi di kawasan euro berpotensi menyingkirkan peminjam lain dan meningkatkan biaya pendanaan mereka.