JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,03% atau bertambah 67,79 poin hingga mencapai level 6.663,56 pada penutupan perdagangan sesi pertama. Capaian ini menjadikan IHSG sebagai indeks dengan performa terbaik di antara delapan indeks saham lainnya di wilayah emerging market Asia.
Nilai keseluruhan transaksi di bursa saham menyentuh Rp9,96 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 23,5 miliar lembar saham. Adapun total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,45 juta kali.
Mayoritas indeks sektoral bergerak di zona hijau, didorong oleh penguatan sektor transportasi sebesar 2,39% dan sektor industri sebesar 2,33%. Sementara itu, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang mengalami penurunan sebesar 1,48%.
Bertepatan dengan melonjaknya IHSG pada sesi pertama, pemodal asing membukukan beli bersih atau net buy senilai Rp554,48 miliar. Meski begitu, jika ditinjau dari jumlah volume saham yang diperjualbelikan, pemodal asing justru menorehkan jual bersih atau net sell sebanyak 145,46 juta lembar.
Berikut adalah rincian 5 saham dengan net foreign buy dan net foreign sell tertinggi selama perdagangan sesi pertama:
Top Net Foreign Buy
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp270,59 miliar
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) – Rp116,35 miliar
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp71,03 miliar
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp57,73 miliar
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) – Rp54,00 miliar
Top Net Foreign Sell
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) – Rp82,89 miliar
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – Rp48,61 miliar
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp43,62 miliar
PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) – Rp40,09 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp38,12 miliar
Pergerakan bursa di kawasan emerging market Asia Pasifik menunjukkan KOSPI Korea Selatan melorot paling tajam sebesar 1,51%. Di sisi lain, Hang Seng melemah 0,18% serta PCOMP Filipina mengalami penurunan 0,09%.
Sementara untuk indeks saham regional lainnya, SET Thailand berhasil terangkat 0,62%, NIFTY India bertambah 0,23%, dan FBMKLCI Malaysia menguat 0,11%