Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 6 Agustus 2026

Jumat, 07 Agustus 2026 | 19:31:46 WIB
Ilustrasi perdagangan saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Perdagangan saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia pada 6 Agustus 2026 diwarnai oleh pergerakan tajam yang bervariasi.

Nilai transaksi keseluruhan bursa mengalami lonjakan menjadi Rp18,2 triliun dibandingkan hari sebelumnya yang sebesar Rp14,9 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan aksi jual bersih baik dari segi volume sejumlah 1,51 miliar saham maupun nilai sebesar Rp273,5 miliar.

Indikator rasio harga terhadap laba bersih per saham atau price earning ratio (PER) menggambarkan perbandingan harga saham dengan keuntungan bersih perusahaan. Di sisi lain, rasio price to book value (PBV) mengukur perbandingan antara harga saham dan nilai aset bersih per lembar saham.

Saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) kembali mencatatkan penguatan tajam sebesar 6,00 persen setelah sebelumnya melonjak 5,26 persen pada sesi perdagangan terdahulu.

Penurunan sebesar 0,90 persen dialami oleh saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). Adapun harga saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) bergerak stagnan tanpa perubahan.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin kenaikan tertinggi di antara 20 saham gabungan setelah melesat 6,67 persen.

Pelemahan terdalam dialami oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang merosot 3,64 persen, diikuti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terkoreksi 2,41 persen dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 2,26 persen.

Predikat PBV terendah dari seluruh 20 saham gabungan masih dipegang oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan nilai 0,35 kali.

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat bergerak stagnan dari posisi harga perdagangan sebelumnya.

Tags

Terkini