Saham MDIA Melambung 100 Persen Sepekan, BEI Minta Penjelasan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:07:19 WIB
Ilustrasi saham mdia (FOTO : NET)

JAKARTA – Saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) kembali melesat pada perdagangan Kamis (6/8/2026), memperpanjang reli dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.49 WIB, saham MDIA melambung 23,15 persen ke Rp266 per unit. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp148,4 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 576,6 juta saham.

Kenaikan tersebut membuat saham emiten Grup Bakrie itu melesat 104,62 persen dalam sepekan dan melonjak 274,65 persen dalam satu bulan terakhir.

Akibat lonjakan harga yang terbilang tajam, bursa sempat melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham MDIA pada Rabu (5/8).

Di tengah lonjakan harga tersebut, BEI telah meminta klarifikasi dari perseroan terkait volatilitas transaksi saham MDIA. Di sisi lain, saham MDIA masih menyandang notasi khusus L dan Y dari BEI.

Notasi L menandakan perseroan terakhir menyampaikan laporan keuangan kuartal I 2026, sedangkan notasi Y menandakan perseroan belum menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hingga enam bulan setelah tahun buku berakhir.

Menanggapi permintaan BEI, manajemen MDIA menyatakan dalam keterbukaan informasi pada Selasa (4/8/2026), tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perseroan juga menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga saham sebagaimana diatur dalam ketentuan keterbukaan informasi sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Selain itu, MDIA belum mempunyai rencana aksi korporasi yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham maupun aktivitas korporasi material lainnya.

Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya informasi penting lain yang belum diungkap kepada publik sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai aktivitas pemegang saham, MDIA mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) pada 31 Juli 2026, pemegang saham pengendali tersebut telah mengalihkan 1 miliar saham MDIA.

Pengalihan itu dilakukan untuk melaksanakan hak atas jaminan gadai saham guna menutup kekurangan pembayaran angsuran pinjaman entitas anak kepada krediturnya. Dampaknya, porsi kepemilikan VIVA di MDIA berkurang dari 83,28 persen menjadi 80,73 persen.

Manajemen MDIA menyatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari pemegang saham utama, hingga saat ini belum terdapat rencana untuk mengambil keputusan atau melakukan tindakan terkait kepemilikan saham di perseroan sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pemegang saham utama juga disebut akan tetap mengedepankan kepentingan jangka panjang perseroan serta para pemangku kepentingan lainnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Tags

Terkini