JAKARTA – Saham-saham Eropa naik menyentuh rekor tertinggi baru pada Kamis ini, seiring laba korporasi yang kuat di sektor media, pertahanan, dan telekomunikasi berhasil mengimbangi pelemahan sektor teknologi serta ketidakpastian geopolitik Timur Tengah yang masih berlanjut.
Stoxx Europe 600 Index naik 0,5% untuk mencatat rekor tertinggi sepanjang masa, melanjutkan reli yang telah membawa indeks acuan Eropa maju hampir 11% sepanjang tahun ini. DAX Jerman naik tipis 0,2%, CAC 40 Prancis menguat 0,7%, dan FTSE 100 London bertambah 0,2%.
Dorongan Eropa ke wilayah yang belum pernah dicapai sebelumnya ditopang oleh kombinasi neraca korporasi yang tangguh, proses disinflasi yang stabil, dan pelaporan kuartal kedua yang solid.
Arus masuk ekuitas ditopang oleh laba perbankan — yang diuntungkan dari margin bunga bersih yang terjaga — di samping permintaan berbasis kecerdasan buatan (AI) di sektor peralatan jaringan industri dan infrastruktur ketenagalistrikan.
Lonjakan dramatis saham raksasa periklanan WPP Plc menjadi sorotan utama dalam rilis korporasi hari ini. Saham agensi yang terdaftar di London itu melonjak 25% setelah hasil paruh pertamanya melampaui ekspektasi pasar yang sudah tertekan, didorong oleh perbaikan pendapatan secara berurutan dan disiplin biaya di bawah strategi pemulihan barunya.
Kontraktor pertahanan Renk AG naik 5,5% setelah melaporkan lonjakan pesanan kuartal kedua yang melampaui estimasi analis, sementara Deutsche Telekom AG naik 5% menyusul pembaruan kuartalan yang solid.
Sebaliknya, saham-saham teknologi tertinggal setelah pelemahan rantai pasokan teknologi Asia merambat ke meja perdagangan Eropa.
Pemasok perangkat keras dan semikonduktor menghadapi tekanan jual setelah laporan laba pasca-pasar dari Advanced Micro Devices Inc. dan SpaceX yang baru saja melantai di bursa. Meskipun kedua perusahaan tersebut melampaui perkiraan laba kuartalan, proyeksi belanja modal yang besar untuk infrastruktur kecerdasan buatan memicu kehati-hatian atas kelipatan valuasi yang tinggi.
Di sisi lain, konglomerat industri Siemens AG turun 6% menyusul pembaruan kuartalannya, sementara maskapai berbiaya rendah Wizz Air Holdings Plc anjlok 5,3% setelah membukukan kerugian operasional pada kuartal pertama.
Sentimen risiko mendapat dukungan dari laporan mengenai rancangan pengaturan diplomatik antara Iran dan Oman yang bertujuan mengakhiri kebuntuan militer dengan AS dan memulihkan keamanan maritim.
Berdasarkan ketentuan yang dilaporkan Reuters, proposal tersebut akan memberikan Tehran wewenang atas pengiriman masuk melalui Selat Hormuz, dengan Oman mengawasi lalu lintas keluar. Harga minyak mentah stabil setelah dua sesi penurunan tajam, meredam potensi penurunan imbal hasil secara langsung namun menjaga kekhawatiran inflasi energi jangka pendek tetap terkendali.
Di front makroekonomi, meja perdagangan global tengah fokus pada serangkaian data pasar tenaga kerja AS yang penting, dimulai dengan laporan penggajian swasta ADP pada Kamis ini dan diakhiri dengan rilis resmi data nonfarm payrolls pada Jumat.
Pasar keuangan telah mengurangi taruhan pengetatan suku bunga, dengan futures suku bunga kini memperkirakan probabilitas 48% untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 25 basis poin pada September, turun dari 58% di awal pekan ini.
Investor Eropa tengah menganalisis indikator ketenagakerjaan yang masuk untuk mengukur apakah bank sentral di kedua sisi Atlantik akan tetap menahan kebijakan moneter mereka menjelang musim gugur.