20 Saham Diborong Asing saat IHSG Melemah dan Perry Undur Diri

Senin, 27 Juli 2026 | 19:54:27 WIB
Ilustrasi saham (sumber foto : NET)

JAKARTA – Sejumlah saham menjadi incaran investor asing pada perdagangan sesi I, Senin (27/7/2026), di tengah maraknya aksi jual bersih di pasar modal Indonesia. Merujuk data Foreign Activity Midday Stockbit Sekuritas, akumulasi net foreign sell oleh investor asing tercatat sebesar Rp293,41 miliar.

Selama perdagangan sesi I, total nilai beli investor asing tercatat sebesar Rp2,17 triliun, sementara nilai jual berada di angka Rp2,47 triliun. Kondisi tersebut menyebabkan arus modal asing secara keseluruhan masih mengalir keluar dari pasar saham domestik.

Kendati demikian, sebanyak 20 saham berhasil mencatatkan net foreign buy. Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menjadi emiten yang paling banyak dikoleksi oleh investor asing.

EMAS memimpin daftar aksi beli bersih asing dengan nilai mencapai Rp116,86 miliar. Posisi selanjutnya ditempati oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi sebesar Rp70,30 miliar.

Peringkat berikutnya diisi oleh PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang mencatatkan net buy Rp10,48 miliar, diikuti PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA) sebesar Rp8,42 miliar, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai Rp7,69 miliar.

Beberapa emiten lain yang juga mencatatkan akumulasi investor asing di antaranya PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebesar Rp7,59 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp6,25 miliar, serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp6,17 miliar.

Berikut merupakan daftar lengkap 20 saham dengan net foreign buy terbesar pada sesi I perdagangan Senin (27/7/2026):

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp116,86 miliar

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp70,30 miliar

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - Rp10,48 miliar

PT Kota Satu Properti Tbk (KOTA) - Rp8,42 miliar

PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp7,69 miliar

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) - Rp7,59 miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp6,25 miliar

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Rp6,17 miliar

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp5,13 miliar

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Rp5,02 miliar

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) - Rp4,88 miliar

PT Timah Tbk (TINS) - Rp4,42 miliar

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) - Rp3,83 miliar

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) - Rp3,72 miliar

PT United Tractors Tbk (UNTR) - Rp3,66 miliar

PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) - Rp3,30 miliar

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) - Rp3,21 miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp3,19 miliar

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) - Rp3,12 miliar

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

Terkini