KOSPI Korea Selatan Anjlok 6 Persen Akibat Sektor Chip dan AI

Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:43:20 WIB
Ilustrasi saham korea (sumber foto : NET)

SEOUL – Indeks KOSPI Korea Selatan mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat akibat aksi lepas saham produsen chip. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran atas tingginya valuasi sektor kecerdasan buatan (AI), besarnya belanja teknologi, serta sentimen negatif dari kebijakan tarif baru Amerika Serikat (AS) terhadap beberapa negara, termasuk Korea Selatan.

Indeks KOSPI sempat merosot lebih dari enam persen ke level intraday 6.650,41 sebelum akhirnya memangkas penurunan dan ditutup pada level 6.751,49. Kondisi pasar membaik setelah Pemerintah Korea Selatan menegaskan bahwa AS tetap menghormati kesepakatan dagang terdahulu yang membatasi tarif impor hingga 15 persen.

Saham produsen semikonduktor menjadi penyumbang terbesar bagi penurunan KOSPI. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing tercatat merosot sekitar enam hingga sepuluh persen.

Penurunan ini menyusul koreksi tajam pada saham-saham teknologi di Wall Street sehari sebelumnya akibat laporan keuangan Alphabet dan Tesla. Laporan tersebut menimbulkan kecemasan pasar terkait besarnya anggaran untuk pengembangan AI.

Alphabet, yang merupakan salah satu investor AI terbesar di Amerika Serikat, mencatatkan arus kas bebas kuartalan negatif untuk pertama kalinya. Perusahaan tersebut juga meningkatkan proyeksi belanja modal untuk tahun ini.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran investor bahwa besarnya investasi AI mulai menekan margin keuntungan perusahaan teknologi. Pelaku pasar pun masih menantikan bukti lebih kuat bahwa pengeluaran masif di sektor AI mampu memberikan imbal hasil yang sepadan.

Terkini