Aturan Teknis Demutualisasi BEI Ditargetkan Rampung September 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 09:45:49 WIB
CEO Danantara Rosan Roeslani dan CIO Danantara Pandu Sjahrir di Washington DC, AS. (Sumber Foto: bisnis.com)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan menargetkan aturan teknis berupa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia rampung pada September 2026.

Rencana tersebut akan mengubah susunan kepemilikan bursa serta membuka akses bagi sejumlah lembaga negara untuk bergabung sebagai pemegang saham.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa penyusunan peraturan terkait demutualisasi bursa merupakan salah satu langkah kebijakan baru yang sedang dipercepat oleh otoritas pengawas pasar modal.

"Terkait beberapa inisiatif baru seperti rencana demutualisasi bursa, insyaallah nanti POJK-nya akan selesai di September," ujar Friderica dari Sumbernya usai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Friderica menjelaskan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan terbaru secara tegas menyebutkan tiga lembaga negara yang diberi ruang untuk bergabung dalam susunan kepemilikan bursa nantinya, yakni Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta Badan Pengelola Investasi Danantara.

Walaupun demikian, Friderica masih belum mau memberikan penjelasan secara mendalam mengenai pembagian porsi kepemilikan maupun jadwal pelaksanaan penyertaan modal dari lembaga-lembaga tersebut.

"Nanti kami akan sampaikan roadmap-nya [peta jalan] dan juga nanti realisasinya seperti apa, tidak sekarang ya," tegas Friderica dari Sumbernya.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ikut menegaskan keterlibatan tiga lembaga negara tersebut dalam susunan baru Bursa Efek Indonesia kelak.

Menurut Airlangga, pemerintah saat ini sedang menunggu penyelesaian peta jalan yang akan menjadi acuan pembagian porsi saham dari masing-masing institusi.

"Porsinya kan ada roadmap-nya nanti. Makanya, itu yang kami minta supaya roadmap-nya disiapkan," papar Airlangga dari Sumbernya usai rapat.

Saat ditanya mengenai seberapa besar keseriusan serta minat dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta Danantara untuk bergabung menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia, Airlangga memberikan tanggapan positif.

"Semua minat," tutup Airlangga dari Sumbernya.

Terkini