Resmi IPO, EMMI Incar Dana Segar 245,7 Miliar Rupiah per Saham

Kamis, 02 Juli 2026 | 13:35:32 WIB
Ilustrasi: PT Esa Medika Mandiri (EMMI) resmi menetapkan harga IPO sebesar Rp470 per saham. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) telah menentukan harga final penawaran umum perdana saham (initial public offering atau IPO) sebesar Rp470 per saham. Harga ini berada pada posisi tengah dari rentang penawaran awal (book building) sebelumnya yang sebesar Rp446-Rp515.

Perseroan akan melepas 522,85 juta lembar saham ke masyarakat, yang setara dengan 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan berpotensi mengumpulkan dana segar mencapai Rp245,7 miliar.

Keputusan harga final tersebut diambil setelah berembuk dengan penjamin pelaksana emisi efek berdasarkan prospektus tambahan yang dirilis pada Rabu (1/7/2026). Penetapan harga ini mempertimbangkan respons investor selama masa book building pada 22-24 Juni lalu.

"Penetapan harga penawaran Rp470 mempertimbangkan hasil book building yang telah dilakukan penjamin pelaksana emisi efek dengan melakukan penjajakan kepada para investor di pasar domestik," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Dengan harga Rp470, valuasi Price Earnings Ratio (PER) perseroan tercatat 16,80 kali dan Price Book Value (PBV) sebesar 1,98 kali. Angka tersebut sedikit di atas rata-rata industri yang memiliki PER 15,96 kali dan PBV 1,44 kali.

Perusahaan turut merangkul dua penjamin emisi efek tambahan, yaitu Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas, untuk mendampingi BRI Danareksa Sekuritas serta Ina Sekuritas. Ina Sekuritas memegang porsi penjatahan terbesar sebesar 57,85 persen, disusul BRI Danareksa Sekuritas sebesar 29,93 persen.

Sementara itu, Yulie Sekuritas dan Investindo Nusantara Sekuritas masing-masing mendapatkan alokasi sebesar 12,21 persen dan 0,02 persen. Masa penawaran umum IPO EMMI akan berlangsung pada 2 hingga 6 Juli, disusul penjatahan pada 6 Juli, distribusi pada 7 Juli, dan pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.

Terkini