JAKARTA – Proses pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) dijadwalkan akan berlangsung pada 7 Juli 2026. Perseroan yang bergerak di sektor layanan rumah sakit dan klinik spesialis mata ini menargetkan perolehan dana sebesar Rp609,98 miliar dari aksi korporasi tersebut.
JECX akan melepas sebanyak 487,98 juta lembar saham atau setara dengan 15 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Saham tersebut terdiri dari 325,32 juta lembar saham baru dan 162,66 juta lembar saham divestasi milik Dr. dr. Waldensius Girsang, SpM(K).
Perseroan menetapkan harga penawaran di angka Rp1.250 per lembar saham dengan nilai nominal Rp16 per lembar. Total nilai penawaran umum tersebut terbagi atas Rp406,65 miliar dari penerbitan saham baru serta Rp203,33 miliar dari pelepasan saham divestasi.
Bersamaan dengan agenda IPO, perseroan juga melaksanakan program Employee Stock Allocation (ESA). Sebanyak 11,1 juta lembar saham atau sekitar 2,27 persen dari total saham yang ditawarkan akan dialokasikan bagi para pegawai.
Manajemen menegaskan bahwa saham yang ditawarkan memiliki hak yang setara dengan seluruh saham perusahaan lainnya sesuai dengan regulasi pasar modal. Saham divestasi yang dilepas dalam IPO ini juga dipastikan milik pemegang saham penjual secara legal dan bersih dari sengketa.
Aksi korporasi ini dijamin melalui mekanisme full commitment oleh penjamin pelaksana emisi efek yang telah ditunjuk, yaitu Trimegah Sekuritas.