Memulai Investasi, Ini 5 Aplikasi Saham Pilihan untuk Pemula

Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05:58 WIB
Ilustrasi: Aplikasi Reku menawarkan akses saham global dan kripto dengan pengawasan OJK. (Gambar: NET)

JAKARTA – Di era digital saat ini, memilih aplikasi saham terbaik menjadi langkah krusial bagi investor pemula maupun berpengalaman di Indonesia.

Dengan regulasi yang semakin ketat dari OJK dan Bappebti, berbagai platform menawarkan kemudahan akses ke pasar modal lokal maupun internasional.

1. Reku

Reku merupakan aplikasi yang menarik bagi investor modern karena telah berizin dan diawasi OJK dengan akses ke lebih dari 800 aset saham Amerika Serikat mulai dari 1 dolar AS.

Selain saham perusahaan global dan ETF, aplikasi ini menyediakan akses ke aset kripto dalam satu platform dengan jam perdagangan yang panjang, yakni 24/5.

2. Stockbit

Stockbit adalah aplikasi yang melayani perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dengan mengintegrasikan fitur diskusi komunitas, data pasar real-time, dan perangkat analisis.

Platform yang beroperasi di bawah PT Stockbit Sekuritas Digital ini telah digunakan oleh puluhan ribu investor dan berada di bawah pengawasan OJK.

3. IPOT(Indo Premier Online Technology)

IPOT merupakan platform dari Indo Premier Sekuritas yang menawarkan fitur charting dengan indikator teknikal lengkap untuk mengakses saham IDX, ETF, serta reksa dana.

Platform yang mendukung analisis fundamental dan teknikal dasar ini telah terdaftar secara resmi di OJK.

4. MOST (Mandiri Online Securities Trading)

MOST adalah aplikasi saham dari Mandiri Sekuritas yang terintegrasi langsung dengan ekosistem Bank Mandiri untuk mempermudah transfer dana.

Layanan ini menyediakan akses perdagangan saham IDX, reksa dana, obligasi, serta riset dari tim analis internal dengan status legal dan diawasi oleh otoritas terkait.

5. BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading System).

BIONS merupakan aplikasi trading dari BNI Sekuritas yang berfokus pada perdagangan saham di pasar modal Indonesia bagi investor ritel.

Aplikasi ini menyediakan perangkat untuk order dan pemantauan portofolio, serta beroperasi di bawah pengawasan OJK sebagai sekuritas resmi.

Dalam memilih aplikasi, investor harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan investasi, serta selalu melakukan riset mendalam sebelum memulai investasi yang mengandung risiko.

Terkini