MMIX Targetkan Penjualan Tumbuh 25,30 Persen Lewat Ekspansi Bisnis

Senin, 29 Juni 2026 | 12:43:03 WIB
Ilustrasi: PT Multi Medika Internasional Tbk. menargetkan penjualan Rp388 miliar pada 2026 melalui ekspansi bisnis. (Foto: NET)

JAKARTA – Emiten produsen popok bayi, PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX), mematok target penjualan mencapai Rp388 miliar sepanjang tahun 2026. Target ambisius tersebut didukung oleh perluasan jalur distribusi, pendirian pabrik popok bayi baru, serta perilisan beberapa varian produk anyar.

Direktur Keuangan MMIX, Eveline N Susanto, menjelaskan bahwa perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp50,1 miliar pada Kuartal I/2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 2,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp48,8 miliar.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bersih perusahaan turut melonjak menjadi Rp1,5 miliar atau naik sebesar 20,6% dibandingkan Kuartal I/2025. "Dengan melihat capaian tersebut, sepanjang 2026, perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp388 miliar atau tumbuh 25,30% yang didukung oleh penguatan distribusi, peningkatan kapasitas produksi, peluncuran produk baru, serta optimalisasi berbagai kerja sama strategis," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Demi memuluskan rencana pengembangan usaha, MMIX telah mengikat kemitraan strategis dengan PT SAI Indonesia untuk memperlebar jangkauan distribusi di tanah air. Perusahaan juga berencana memulai operasional pabrik popok bayi baru guna mendongkrak omzet sekaligus menekan ketergantungan terhadap barang impor.

Langkah ini juga diharapkan dapat menjamin kelancaran rantai pasok serta memperkokoh sektor manufaktur domestik di tengah ketidakpastian kurs mata uang. Selain itu, MMIX terus menambah lini produk dengan merilis mini wet wipes, travel tissue, hingga adult diapers pada semester kedua tahun 2026.

Saat ini, MMIX didukung oleh jaringan distribusi masif yang mencakup lebih dari 75 distribution center. Jaringan tersebut mampu menyentuh lebih dari 50.000 titik penjualan di seluruh Indonesia melalui berbagai kanal perdagangan.

Manajemen melihat prospek cerah pada sektor industri popok bayi nasional yang terus melaju positif. Pihak manajemen memprediksi sektor ini bakal terus melesat dengan compound annual growth rate (CAGR) berkisar 11,6% sampai tahun 2033 sebagai prioritas bisnis jangka panjang.

Terkini