IHSG Berpeluang Menguji Level 5.750 pada Kamis, Simak Rekomendasi Saham

Kamis, 25 Juni 2026 | 10:13:43 WIB
Ilustrasi: IHSG ditutup anjlok 3,56 persen ke level 5.883,88 pada perdagangan Rabu (24/6/2026). (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 3,56 persen ke level 5.883,88 pada perdagangan Rabu (24/6/2026).

IHSG berpeluang untuk menguji level support lebih rendah di kisaran 5.750 pada Kamis (25/6/2026).

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pelemahan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen hasil MSCI Annual Market Classification Review.

“MSCI memang masih menetapkan Indonesia sebagai Emerging Market, namun terdapat sejumlah catatan seperti transparansi kepemilikan saham, validitas free float, serta indikasi coordinated trading,” ujarnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menambah tekanan di pasar dengan nilai tukar berada di level Rp 17.997 per dolar AS.

Herditya menjelaskan bahwa tekanan pada rupiah terjadi seiring penguatan indeks dolar AS yang dipicu kekhawatiran pasar terhadap sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menyebut respons negatif pasar juga dipicu oleh minimnya katalis positif di tengah ketidakpastian lanjutan hasil tinjauan MSCI.

“MSCI masih akan memonitor efektivitas reformasi pasar modal Indonesia. Jika hingga November 2026 tidak ada perubahan signifikan, terdapat peluang penurunan status menjadi Frontier Market,” jelasnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Secara teknikal, IHSG telah menembus ke bawah level psikologis 6.000 dengan indikator MACD yang menunjukkan pelemahan momentum.

Alrich menilai kondisi tersebut membuka peluang IHSG untuk menguji level support lebih rendah di kisaran 5.750.

Untuk perdagangan Kamis (25/6/2026), Herditya memperkirakan IHSG berpeluang mengalami technical rebound terbatas dengan level support di 5.850 dan resistance di 5.930.

Sementara itu, Alrich melihat IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan menguji area 5.750.

Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati, di antaranya BREN pada kisaran Rp 4.100–Rp 4.920, INCO pada level Rp 5.500–Rp 5.925, serta MBMA pada rentang Rp 565–Rp 605.

Terkini