JAKARTA – Emiten produsen air minum dalam kemasan milik Hermanto Tanoko, PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO), Meyakini mampu menjaga ritme pertumbuhan dua digit pada tahun 2026 mendatang melalui penambahan pabrik baru.
Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia, menyampaikan bahwa perseroan memiliki keyakinan penuh untuk mencetak pertumbuhan pada pos pendapatan dan laba bersih dua digit sepanjang tahun 2026. "Dapat kami sampaikan bahwa kami tetap optimistis bahwa pada 2026 pertumbuhan kinerja double digit," ujarnya dalam acara Public Expose yang digelar secara daring pada Senin (21/6/2026), sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Melisa menjelaskan, kehadiran tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru diproyeksikan mampu mendongkrak kapasitas produksi perusahaan sekaligus memangkas beban biaya distribusi. Perusahaan juga melakukan ekspansi jaringan distribusi secara masif dengan target mencapai minimal 500 cabang pada akhir tahun 2026.
Direktur Keuangan CLEO, Lukas Setio Wongso, memaparkan bahwa perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp700 miliar di sepanjang 2026. Hingga kuartal I/2026, penyerapan capex tersebut telah terealisasi sekitar 25 persen dari total dana yang dianggarkan.
"Penyerapan capex masih berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Anggaran ini terutama digunakan untuk mendukung ekspansi pabrik dan distribusi," kata Lukas, sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Pada kuartal I/2026, perseroan membukukan penjualan senilai Rp774 miliar atau naik 16 persen dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan turut naik 5 persen sejalan dengan peningkatan volume penjualan serta efisiensi operasional.
Direktur Penjualan dan Distribusi CLEO, Toto Sucartono, memandang kompetisi pasar AMDK domestik semakin ketat seiring langkah agresif para pemain besar. Kendati demikian, perusahaan yakin dapat terus tumbuh melampaui rata-rata industri.
Bagi Toto, kelebihan utama CLEO terletak pada kemampuan membaca potensi pasar dan mendirikan jaringan distribusi yang lebih luas dibandingkan dengan kompetitor. "Kami memiliki strategi ekspansi yang sangat terukur. Kami memetakan wilayah-wilayah potensial dan memperkuat distribusi melalui pembukaan cabang baru. Dalam waktu dekat jaringan distribusi kami akan mencapai 500 cabang," ujar Toto, sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Toto menambahkan, perusahaan terus memperluas kemitraan dengan pelaku usaha dari berbagai skala untuk mempercepat penetrasi pasar. Ia menegaskan bahwa efisiensi jalur distribusi melalui pembangunan pabrik di berbagai wilayah merupakan langkah krusial dalam menekan pengeluaran logistik.
"Kami fokus pada pengembangan pasar, pengisian pasar, dan pelayanan pasar. Konsistensi dalam menambah pabrik dan memperkuat distribusi itulah yang membuat CLEO mampu tumbuh double digit dari tahun ke tahun," katanya, sebagaimana dilansir dari sumber berita.