Mitra Pinasthika Bagikan Dividen Tunai Rp 170 per Lembar Saham

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:26:36 WIB
Ilustrasi MPMX (Foto: NET)

JAKARTA – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) bersiap mengucurkan dividen tunai dengan nilai total mencapai Rp 451,89 miliar. Melalui ketetapan ini, setiap pemilik saham MPMX bakal menerima pembayaran dividen tunai senilai Rp 170 per lembar saham.

Langkah pembagian keuntungan tersebut telah mengantongi izin lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (26/5/2026).

Alokasi dividen yang disediakan oleh MPMX tersebut mengambil porsi sebesar 97,83% dari perolehan laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat di angka Rp 461,89 miliar.

Sementara itu, sisa perolehan laba bersih MPMX sejumlah Rp 10 miliar bakal dimasukkan sebagai dana cadangan wajib. Pihak manajemen MPMX mengemukakan bahwa nilai dividen yang dibagikan ini setara dengan dividend yield sebesar 16% berdasarkan posisi harga saham MPMX saat pasar ditutup pada Senin, 25 Mei 2026.

Berikut susunan jadwal pembagian dividen MPMX:
Tanggal efektif: 26 Mei 2026

  • Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 8 Juni 2026
  • Tanggal ex. dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 9 Juni 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai: 10 Juni 2026
  • Tanggal ex. dividen di pasar tunai: 11 Juni 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai: 10 Juni 2026
  • Tanggal pembayaran dividen: 25 Juni 2026.

Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025 menjadi masa yang sarat akan dinamika bagi sektor otomotif serta mobilitas di Tanah Air.

Suwito mengungkapkan, situasi tersebut memberikan pelajaran berharga mengenai esensialnya menjaga keselarasan antara aspek ekspansi, prinsip kehati-hatian, serta kapasitas dalam menyesuaikan diri terhadap fluktuasi pasar.

"Di tengah kondisi industri yang menantang, kami tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan. Peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang," kata Suwito melalui rilis yang disiarkan pada Kamis (28/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sepanjang tahun fiskal kemarin, MPMX berhasil membukukan total pendapatan Rp 16,15 triliun dengan mencatatkan laba bersih senilai Rp 461,89 miliar. Capaian pendapatan serta laba bersih MPMX tersebut mengalami penurunan masing-masing sebesar 1,40% dan 19,28% jika disandingkan dengan periode tahun sebelumnya.

Suwito menuturkan bahwa hasil kinerja MPMX pada tahun 2025 merefleksikan situasi industri otomotif maupun mobilitas domestik yang masih dihadapkan pada rintangan berat.

Faktor tersebut meliputi melemahnya daya beli konsumen, hambatan di sektor pembiayaan kendaraan, hingga terjadinya normalisasi serapan permintaan pada beberapa lini bisnis sepanjang tahun lalu.

Guna menyikapi rintangan itu, MPMX menerapkan strategi operasional yang lebih selektif, ketat, dan responsif terhadap pergeseran industri.

"Perseroan terus berfokus pada disiplin operasional, efisiensi biaya, pengelolaan risiko yang prudent, serta optimalisasi portofolio bisnis guna menjaga kualitas kinerja dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang," tandas Suwito sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini