Siasat BEI Dorong Emiten Saham Kembali Masuk Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 09:38:03 WIB
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (Foto: NET)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bakal berusaha mendorong jajaran emiten yang terdepak dari indeks FTSE agar dapat kembali masuk ke dalam perhitungan lembaga pemeringkat global tersebut.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan, pihak bursa bakal secepatnya mengundang diskusi para emiten potensial yang mampu melengkapi seluruh syarat dan ketentuannya.

"Kami setelah ini akan melihat perusahaan-perusahaan tercatat yang potensial untuk bisa masuk kepada indeks-indeks global, akan kami ajak diskusi bagaimana kita bisa bersama-sama untuk bisa menambah jumlah perusahaan tercatat kita yang bisa masuk ke dalam indeks global," ujarnya saat ditemui di gedung BEI, Senin (25/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Jeffrey memaparkan, emiten-emiten yang disokong agar dapat kembali menembus jajaran indeks global pastinya merupakan perusahaan yang mempunyai kapitalisasi pasar sekaligus likuiditas yang tergolong baik.

"Tentu kita akan mengikuti ketentuan yang secara terbuka disampaikan oleh Global Index Provider. Kriteria-kriteria dari perusahaan yang bisa atau eligible untuk masuk," imbuhnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping itu, ia menyambung, demi memenuhi ketentuan free float yang menjadi salah satu kriteria utama, BEI bakal terus menjalin komunikasi dengan pihak asosiasi emiten untuk memantau perkembangan serta komitmen dari perusahaan tercatat.

"Saya kira kita pantau terus progresnya, kita lihat bagaimana, kita harapkan tentunya pada waktunya itu bisa dipenuhi oleh seluruh bursa tercatatnya," ucapnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Jeffrey mengimbuhkan, agenda pertemuan dengan pihak indeks global serta investor global terus dilangsungkan secara berkala yang ke depannya bakal diteruskan pada tingkatan teknis.

"Ada pertemuan rutin dilakukan. Terakhir itu tanggal 29 Mei, akhir April itu ada pertemuan, di bulan Mei juga ada pertemuan, kemudian ada permintaan data yang disampaikan oleh MSCI, sudah kami sampaikan. Setelah itu akan ada pertemuan lagi di level teknis. Di level teknis sering sekali ada pertemuan. Diskusi berjalan terus. Dengan kelompok investor global, itu pertemuan juga rutin dilakukan," tutupnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini