Ketegangan Selat Hormuz Mereda Harga Emas Dunia Kembali Menguat

Senin, 25 Mei 2026 | 11:47:55 WIB
Ilustrasi Harga Emas Naik (Gambar: NET)

JAKARTA – Harga emas dunia mengalami penguatan setelah munculnya indikasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz demi meredakan kecemasan inflasi global pada Senin (25/5/2026). Komoditas ini diperdagangkan pada kisaran US$4.564 per ons setelah sempat melemah sebesar 0,7 persen pada hari Jumat lalu.

Proses negosiasi terkait draf final kesepakatan saat ini masih berjalan dan diperkirakan memerlukan waktu beberapa hari ke depan sampai kedua belah pihak memberikan konfirmasi resmi. Presiden Donald Trump memberikan respons mengenai perkembangan situasi ini melalui akun media sosial pribadinya.

"Terburu-buru," ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Sebelum pernyataan tersebut keluar, sinyal positif mengenai penyelesaian konflik di kawasan Selat Hormuz sudah mulai diembuskan oleh pihak Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

"Kabar baik," kata Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Penurunan harga emas pada Jumat sebelumnya terjadi akibat kecemasan pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter setelah adanya peringatan mengenai potensi guncangan energi dari perang Iran yang bisa memicu inflasi. Sejak pecahnya konflik Iran pada akhir Februari, harga emas spot tercatat sudah merosot sekitar 14 persen karena investor terus menimbang dampak suku bunga tinggi.

Pada perdagangan di Singapura pukul 06.50 pagi, emas spot naik 1,2 persen ke level US$4.564,09 per ons, perak melonjak 3 persen ke US$77,80, sementara platinum dan paladium ikut menguat di saat Bloomberg Dollar Spot Index bergerak stabil.

Terkini