Klaim Harta Benda Jasindo Merosot 77,10 Persen di Kuartal I-2026

Jumat, 22 Mei 2026 | 11:00:17 WIB
Ilustrasi asuransi harta benda (Foto: NET)

JAKARTA – PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) membukukan adanya perbaikan pada rasio klaim untuk lini asuransi harta benda selama kuartal I-2026. Menyusutnya nilai klaim ini terjadi sejalan dengan langkah pemberlakuan underwriting yang jauh lebih selektif serta adanya peningkatan dalam manajemen risiko.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, memaparkan bahwa nilai klaim bruto pada lini asuransi harta benda berada di angka Rp 26,7 miliar dalam tiga bulan pertama pada tahun ini.

Perolehan nilai tersebut menyusut sebesar 77,10% jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 116,6 miliar.

"Penurunan klaim tersebut turut mendukung perbaikan kualitas underwriting dan menjaga profitabilitas perusahaan di tengah dinamika industri asuransi umum," papar Brellian pada Selasa (19/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kendati nilai klaimnya mengalami penurunan, perolehan premi pada lini harta benda terpantau masih mencatatkan pertumbuhan yang positif. Sampai dengan akhir Maret 2026, nilai premi pada lini tersebut terkumpul sebesar Rp 196,6 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 19,82% secara tahunan (yoy) dibanding raihan Rp 164,1 miliar pada periode yang sama di tahun lalu.

Brellian menguraikan bahwa peningkatan nilai premi ini masih disokong oleh besarnya keperluan terhadap proteksi aset serta properti, khususnya yang datang dari pasar korporasi.

Bukan cuma lini harta benda saja, melainkan terdapat beberapa lini bisnis lainnya yang juga turut membukukan kenaikan perolehan premi. Nilai premi untuk asuransi rangka pesawat mampu tumbuh sebesar 37,63% menjadi Rp 65,8 miliar, sedangkan pada lini energi offshore mengalami kenaikan sebesar 39,10% menjadi Rp 24,8 miliar sampai kuartal I-2026.

"Sementara itu, premi lini kecelakaan diri melonjak 174,15% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," sambung dia sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menatap periode ke depan, Jasindo menyatakan bakal terus berupaya memelihara tren pertumbuhan bisnis ini lewat penerapan strategi underwriting yang prudent, optimalisasi pricing, sekaligus penguatan dalam manajemen risiko. Pihak perusahaan pun tengah memperhebat kolaborasi bersama ekosistem IFG serta sektor korporasi demi meningkatkan jangkauan pasar yang lebih luas.

Terkini