Kospi Cetak Rekor Tertinggi 15 Mei, Bursa Asia Naik Efek Pertemuan Trump

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:44:26 WIB
Ilustrasi KOSPI (Gambar: bloomberg.com)

JAKARTA – Indeks saham acuan Korea Selatan, Kospi, berhasil mencatatkan rekor tertinggi baru pada hari Jumat (15/5/2026).

Pergerakan ini menjadi stimulus utama bagi penguatan bursa di kawasan Asia-Pasifik, di mana para investor tengah memberikan perhatian penuh pada hari kedua perundingan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Merujuk pada data CNBC, Kospi mengalami kenaikan lebih dari 0,6% hingga berhasil menembus level di atas 8.000. Kondisi ini berbanding terbalik dengan indeks saham berkapitalisasi kecil, Kosdaq, yang justru terpantau melemah 0,4%.

Di wilayah Jepang, indeks Nikkei 225 tercatat menguat 0,89%, sementara indeks Topix naik sebesar 1,18%. Begitu pula di Australia, indeks S&P/ASX 200 ditutup dengan kenaikan 0,42%.

Sementara itu, kontrak berjangka (futures) Hang Seng Hong Kong bertengger di level 26.341, berada sedikit di bawah posisi penutupan terakhir indeks yang ada di angka 26.389,04.

Presiden Donald Trump dilaporkan telah tiba di Beijing pada hari Rabu untuk melangsungkan pertemuan dengan Xi Jinping yang kini menjadi pusat perhatian dunia.

Dalam kunjungan tersebut, tampak sejumlah tokoh bisnis kenamaan Amerika Serikat turut hadir, di antaranya adalah CEO Tesla, Elon Musk, serta CEO Nvidia, Jensen Huang.

Kendati pasar tengah diselimuti optimisme, Xi Jinping memberikan peringatan yang cukup keras pada hari Kamis. Beliau menegaskan bahwa hubungan antara AS dan China berisiko menghadapi “gesekan bahkan konflik” apabila permasalahan sensitif mengenai Taiwan tidak diselesaikan secara tepat.

Beliau menekankan bahwa ketidakmampuan dalam mengelola isu tersebut dengan benar dapat menarik hubungan kedua negara ke dalam “bahaya besar”.

Di lain pihak, pergerakan indeks berjangka saham Amerika Serikat terpantau relatif stabil atau cenderung datar pada perdagangan Kamis malam waktu setempat.

Dow futures mengalami penurunan tipis sebesar 10 poin atau sekitar 0,02%. S&P 500 futures juga melemah 0,02%, sedangkan Nasdaq 100 futures justru mencatatkan kenaikan tipis 0,06%.

Sebelumnya, bursa Wall Street resmi ditutup menguat pada perdagangan hari Kamis. Dow Jones Industrial Average melesat 370,26 poin atau setara 0,75% menuju level 50.063,46, yang sekaligus kembali melewati angka psikologis 50.000 poin.

S&P 500 juga naik 0,77% ke posisi 7.501,24, sementara Nasdaq Composite menguat 0,88% ke level 26.635,22. Kedua indeks tersebut pun berhasil mencatatkan rekor tertinggi, baik secara intraday maupun pada posisi penutupan.

Terkini