Harga Turun 21 persen Saham CITA Bayar Dividen Rp 35.100 Per Lot

Jumat, 15 Mei 2026 | 09:13:02 WIB
Ilustrasi PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) (Foto: asosiasibauksitindonesia.com)

JAKARTA – Salah satu emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bersiap memberikan dividen dalam jumlah besar bagi para investor. Perusahaan tersebut adalah PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) yang mengalokasikan total dividen senilai Rp 1,39 triliun.

Merujuk pada keterbukaan informasi pada Rabu (13/5/2026), Corporate Secretary CITA Yusak Lumba Pardede menjelaskan bahwa rencana pembagian dividen tunai periode tahun buku 2025 ini sejalan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Mei 2026.

"Total nilai dividen yang dibagikan ialah Rp 1.392.000.000.000. Nilai dividen per saham mencapai Rp 351 per saham," kata Yusak dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan demikian, para investor akan menerima dividen sebesar Rp 35.100 untuk setiap lot saham CITA. Saat perdagangan ditutup pada Rabu (13/5/2026), harga saham CITA berada di level Rp 3.490 per saham, mengalami penurunan 1,13% dalam sehari.

Berdasarkan harga penutupan tersebut, maka rasio dividen yield CITA menyentuh angka 10,06%. Momentum pembagian dividen ini tergolong menarik lantaran harga saham CITA tercatat sudah terkoreksi 21,92% sejak awal tahun 2026.

Adapun rincian jadwal pembagian dividen CITA adalah sebagai berikut:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 22 Mei 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 25 Mei 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 26 Mei 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 29 Mei 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai: 26 Mei 2026
  • Pembayaran dividen tunai: 17 Juni 2026

Dasar keuangan pembagian dividen per 31 Desember 2025 merujuk pada laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,39 triliun. Selain itu, perusahaan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp 7,05 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp 8,76 triliun.

Terkini