Investor Singapura Incar 41% Saham Hassana Boga NAYZ Lewat Akuisisi

Senin, 27 April 2026 | 15:24:19 WIB
Ilustrasi Hassana Boga (NAYZ) (https://foto.kontan.co.id/I-QYq46xs5S97dPzjOBBxvkF2vQ=/smart/2023/01/02/814222407.jpg)

JAKARTA - Investor Singapura berencana akuisisi 41% saham Hassana Boga NAYZ untuk memperkuat posisi pasar dan ekspansi bisnis produsen makanan bayi tersebut.

Langkah korporasi ini menandai babak baru bagi emiten yang fokus pada produk makanan organik di pasar domestik. Kehadiran pemodal asing diharapkan mampu menyuntikkan modal segar sekaligus memperluas jangkauan operasional perusahaan.

Pihak manajemen menyebutkan bahwa proses negosiasi tengah berjalan untuk memastikan keselarasan visi kedua belah pihak.

"Rencana pengambilalihan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis Perseroan guna meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham," ujar Direktur Utama NAYZ, Lutfi Safitri, sebagaimana dilansir dari investasi.kontan.co.id, Senin (27/4/2026).

Lutfi Safitri menyatakan optimisme bahwa masuknya investor dari Singapura ini akan memberikan dampak positif pada kinerja keuangan perusahaan di masa depan.

Dukungan finansial dari luar negeri ini diproyeksikan bakal mempercepat pembangunan infrastruktur produksi yang lebih modern. Sektor makanan bayi organik memang memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar seiring meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat.

"Masuknya calon investor baru ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana ekspansi pasar internasional," kata Lutfi Safitri kembali mengutip pernyataan resminya di investasi.kontan.co.id, Senin (27/4/2026).

Lutfi Safitri menjelaskan bahwa skema akuisisi ini akan dilakukan dengan tetap mematuhi seluruh regulasi pasar modal yang berlaku di Indonesia.

Pihak bursa terus memantau perkembangan informasi terkait rencana transaksi besar ini untuk menjaga transparansi kepada publik. Jika kesepakatan rampung, maka porsi kepemilikan saham mayoritas akan mengalami pergeseran signifikan.

Investor kini tengah menantikan detil valuasi dan jadwal pelaksanaan aksi korporasi tersebut secara lebih rinci. Pergerakan harga saham di lantai bursa mencerminkan respon positif dari para pelaku pasar terhadap berita ini.

Perusahaan meyakini bahwa sinergi lintas negara ini akan menciptakan efisiensi operasional yang lebih baik bagi keberlangsungan bisnis. Fokus pada inovasi produk tetap menjadi prioritas utama meskipun terjadi perubahan struktur kepemilikan di level atas.

Terkini