Pemprov Maluku Utara Dorong Penguatan Infrastruktur Transportasi Kemenhub Demi Ekonomi Daerah 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:20:45 WIB
Pemprov Maluku Utara Dorong Penguatan Infrastruktur Transportasi Kemenhub Demi Ekonomi Daerah 2026

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendesak Kementerian Perhubungan untuk mempercepat pembangunan serta pembenahan infrastruktur transportasi yang menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi wilayah.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengatasi masalah keterisolasian geografis di berbagai daerah terpencil sekaligus memastikan kelancaran arus logistik bagi seluruh masyarakat setempat.

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyampaikan langsung aspirasi tersebut saat menerima kunjungan kerja Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Jumat 27 Februari 2026.

Urgensi Konektivitas Antarwilayah di Maluku Utara

Pihak pemerintah daerah menekankan bahwa ketersediaan sarana transportasi yang memadai sangat vital bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mobilitas penduduk di kepulauan tersebut.

Kehadiran infrastruktur yang modern diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi yang terintegrasi secara menyeluruh guna mendukung berbagai sektor produktif lainnya di daerah Maluku.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi harapan besar agar setiap program pembangunan fasilitas publik dapat berjalan lebih cepat tanpa adanya hambatan birokrasi.

Peningkatan Kapasitas Armada Kapal Tol Laut

Salah satu poin penting yang diusulkan adalah penambahan rute pelayaran serta penguatan kapasitas armada kapal tol laut untuk menekan biaya distribusi barang kebutuhan pokok.

Kelancaran logistik melalui jalur laut dinilai sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga pangan dan barang penting lainnya yang selama ini terkendala oleh faktor jarak.

Dengan penguatan armada ini diharapkan disparitas harga antarwilayah dapat diminimalisir sehingga masyarakat di pelosok Maluku Utara dapat menikmati harga yang lebih terjangkau.

Pengembangan Akses Transportasi Udara dan Bandara

Selain sektor laut pemerintah provinsi juga meminta adanya perluasan akses transportasi udara melalui penambahan frekuensi penerbangan ke sejumlah bandar udara strategis di wilayah tersebut.

Fokus utama pembangunan diarahkan pada bandara di sekitar Ibu Kota Sofifi serta rencana pembangunan bandara baru di wilayah Taliabu dan juga Pulau Obi.

Akses udara yang lebih baik akan mempermudah konektivitas bagi para pelaku usaha dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Maluku Utara demi menggerakkan ekonomi lokal.

Opsi Optimalisasi Infrastruktur Bandara Weda Bay

Menteri Perhubungan menanggapi usulan tersebut dengan menawarkan opsi optimalisasi jalan penghubung menuju Bandara Weda Bay yang dinilai sudah memiliki fasilitas yang sangat representatif.

Pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada dianggap sebagai solusi cepat untuk meningkatkan aksesibilitas tanpa harus menunggu proses pembangunan fasilitas baru yang memakan waktu lama.

Kemenhub berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan setiap kebijakan transportasi yang diambil memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen Mewujudkan Pemerataan Ekonomi Daerah

Upaya penguatan infrastruktur transportasi ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok tanah air secara lebih adil.

Diharapkan dengan perbaikan sistem transportasi ini pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara dapat meningkat signifikan seiring dengan terbukanya akses pasar yang lebih luas bagi komoditas.

Pemerintah daerah optimis bahwa kolaborasi erat dengan kementerian akan membawa perubahan positif dalam tata kelola transportasi yang lebih efisien dan modern di masa depan.

Terkini