Strategi Khofifah Perluas Program Pasar Murah Ramadan Demi Jaga Stabilitas Harga

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:08:55 WIB
Strategi Khofifah Perluas Program Pasar Murah Ramadan Demi Jaga Stabilitas Harga

JAKARTA - Memasuki bulan suci Ramadan tahun 2026, tekanan terhadap harga kebutuhan pokok sering kali menjadi beban tambahan bagi masyarakat di Jawa Timur. Menanggapi fenomena tahunan ini, Khofifah Indar Parawansa mengambil langkah proaktif dengan memperluas jangkauan program pasar murah di berbagai titik strategis. 

Langkah ini bukan sekadar upaya seremonial, melainkan bagian dari desain besar strategi pemerintah untuk melakukan intervensi pasar secara langsung. 

Dengan mendekatkan akses bahan pangan terjangkau ke tengah permukiman warga, diharapkan lonjakan harga sembako yang biasanya terjadi akibat peningkatan permintaan dapat ditekan seminimal mungkin.

Kehadiran pasar murah ini menjadi oase bagi rumah tangga yang mulai merasakan dampak fluktuasi harga komoditas pangan. Khofifah menekankan bahwa stabilitas harga adalah kunci utama untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa harus dipusingkan oleh biaya hidup yang meroket. 

Perluasan titik distribusi ini juga bertujuan untuk memutus rantai distribusi yang terlalu panjang, sehingga margin harga yang sampai ke tangan konsumen tetap berada pada level yang wajar dan sesuai dengan daya beli masyarakat luas.

Intervensi Pemerintah Jawa Timur Dalam Mengendalikan Laju Inflasi Sektor Pangan

Secara makroekonomi, perluasan pasar murah yang digagas Khofifah merupakan instrumen penting dalam mengendalikan laju inflasi daerah, khususnya pada kategori volatile foods

Dengan menyediakan komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur di bawah harga pasar, pemerintah sedang mengirimkan sinyal kuat kepada para spekulan agar tidak melakukan penimbunan atau memainkan harga secara sepihak. 

Khofifah secara intensif memantau data perkembangan harga harian melalui sistem informasi pangan terpadu untuk memastikan bahwa intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan efektif.

Gubernur Jawa Timur ini menjelaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk kehadiran negara di tengah tantangan ekonomi rakyat. "Kita ingin memastikan stok tersedia dan harga tetap terjangkau.

Ini adalah upaya konkret kita untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri nanti," ujar Khofifah saat meninjau salah satu lokasi pasar murah. 

Sinergi antara pemerintah provinsi dengan berbagai instansi seperti Bulog dan asosiasi pedagang menjadi pondasi kuat agar pasokan barang ke pasar murah tetap lancar dan mencukupi kebutuhan warga yang sangat antusias.

Penyediaan Stok Sembako Melimpah Guna Memenuhi Kebutuhan Konsumsi Warga Jatim

Fokus utama dari program ini adalah ketersediaan komoditas bahan pokok penting (Bapokting). Dalam setiap gerai pasar murah yang dibuka, stok disiapkan dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan hari biasa. 

Khofifah memastikan bahwa ketersediaan beras SPHP serta minyak goreng subsidi menjadi prioritas karena kedua barang tersebut memiliki tingkat konsumsi tertinggi. 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah berkoordinasi dengan para produsen pangan untuk menjamin bahwa pengiriman barang ke titik-titik pasar murah tidak mengalami kendala logistik meski volume permintaan sedang meningkat tajam.

Antusiasme warga yang memadati lokasi penukaran dan pembelian menunjukkan betapa krusialnya program ini bagi kesejahteraan dapur mereka. Warga rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan di pasar tradisional maupun ritel modern. 

Khofifah mengapresiasi ketertiban masyarakat dalam mengikuti proses pembelian dan meminta petugas di lapangan untuk tetap sigap melayani serta memastikan distribusi merata agar tidak terjadi aksi borong yang bisa merugikan warga lainnya.

Pemerataan Akses Pasar Murah Hingga Ke Wilayah Terpencil Jawa Timur

Salah satu perbedaan signifikan dalam program tahun ini adalah jangkauan distribusinya yang menyentuh wilayah-wilayah penyangga dan perdesaan. Khofifah menginstruksikan agar pasar murah tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah yang akses transportasinya cukup menantang. 

Hal ini dilakukan karena sering kali masyarakat di daerah terpencil justru harus membayar lebih mahal akibat ongkos kirim yang tinggi. Dengan mendatangkan pasar murah ke dekat mereka, efisiensi biaya hidup dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur.

Selain itu, Khofifah juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan hal serupa melalui alokasi dana belanja tidak terduga (BTT) jika diperlukan. Sinergi lintas level pemerintahan ini diharapkan mampu menciptakan efek domino positif terhadap kestabilan harga pangan di seluruh pelosok provinsi. "Pemerataan adalah prinsip utama kita. 

Jangan sampai ada wilayah yang merasa ditinggalkan dalam mendapatkan hak akses pangan murah ini," tegasnya. Keberlanjutan program ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan pangan di Jawa Timur dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan berkeadilan.

Harapan Keberlanjutan Stabilitas Harga Hingga Perayaan Hari Raya Idulfitri Nanti

Menutup rangkaian peninjauannya, Khofifah menyampaikan optimisme bahwa dengan konsistensi program pasar murah ini, gejolak harga menjelang Lebaran dapat diantisipasi dengan baik. 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus melakukan evaluasi mingguan terhadap efektivitas pasar murah tersebut. Jika ditemukan ada komoditas tertentu yang harganya mulai tidak terkendali di pasar umum, maka frekuensi dan volume barang di pasar murah akan ditambah sebagai bentuk respon cepat pemerintah.

Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan penimbunan secara mandiri, karena jaminan stok pangan di Jawa Timur berada pada level yang aman. 

Melalui langkah-langkah strategis yang diambil Khofifah, Ramadan 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan ekonomi domestik yang sekaligus membawa berkah kemudahan bagi seluruh rakyat. 

Kestabilan harga bukan hanya soal angka, melainkan soal ketenangan batin jutaan umat yang sedang beribadah, dan Khofifah berkomitmen penuh untuk mengawal hal tersebut hingga hari kemenangan tiba.

Terkini