JAKARTA – Bursa Asia mencatatkan kenaikan tipis pada sesi perdagangan Kamis (17/9/2026) pagi. Kenaikan tersebut ditopang oleh penguatan indeks acuan di pasar saham Jepang dan Korea Selatan.
Sebelumnya, bursa Wall Street justru mengalami penurunan akibat munculnya spekulasi terkait keberlanjutan kenaikan suku bunga oleh The Fed demi menekan inflasi.
"The Fed tidak punya pilihan selain menaikkan suku bunga atau menghadapi risiko aksi jual pasar obligasi yang jauh lebih besar seperti yang terlihat dari hasil voting 12-0," tulis Byron Anderson, kepala divisi pendapatan tetap di Laffer Tengler Investments seperti dikutip Bloomberg sebagaimana dilansir dari berita sumber.
"The Fed sedang berupaya menenangkan pasar obligasi daripada memberi sinyal siklus kenaikan suku bunga," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Saat ini, para investor sedang mengalkulasi seberapa cepat langkah pengetatan kebijakan moneter selanjutnya akan diambil oleh The Fed di tengah tekanan inflasi yang kian meluas.