Pipeline IPO 2026: 7 Perusahaan Incar Target Dana Rp 4,02 Triliun di BEI

Pipeline IPO 2026: 7 Perusahaan Incar Target Dana Rp 4,02 Triliun di BEI
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan masih ada tujuh perusahaan yang berada dalam pipeline pendaftaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga 6 September 2026.

Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK menjelaskan tujuh calon emiten tersebut memiliki nilai perkiraan target dana maksimum yang bakal dihimpun sebesar Rp 4,02 triliun.

“Per 6 September 2026 terdapat tujuh perusahaan yang sedang dalam pipeline proses pendaftaran IPO, dengan perkiraan target dana maksimum sebesar Rp 4,02 triliun,” tulis Hasan dalam jawaban tertulis yang dikirim Rabu (16/9/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, sampai dengan 30 Agustus 2026, baru tercatat tujuh emiten baru yang melangsungkan aksi IPO dengan total penghimpunan dana sebesar Rp 2,27 triliun. Jika dibandingkan pada per 29 Agustus 2025, jumlah emiten yang melantai di BEI telah menyentuh 10 perusahaan dengan perolehan dana Rp 6,19 triliun.

Hasan mengungkapkan, penurunan jumlah calon perusahaan yang menggelar IPO ini terpengaruh beberapa faktor, termasuk dinamika kondisi pasar global serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi penentuan waktu pelaksanaan penawaran umum.

“Penurunan calon perusahaan untuk melakukan IPO dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain dinamika kondisi pasar global, termasuk meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang mempengaruhi timing perusahaan untuk melaksanakan penawaran umum,” jelas Hasan sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping faktor kondisi pasar, Hasan menyebutkan bahwa sejumlah rencana IPO saham juga masih belum mengantongi persetujuan OJK akibat calon emiten yang perlu mengoptimalkan kualitas keterbukaan informasi sebelum melanjutkan tahapan penawaran umum.

“Untuk mendorong lebih banyak perusahaan masuk pasar modal, OJK bersama BEI terus melakukan sosialisasi kepada calon emiten. Salah satunya melalui kegiatan coaching clinic yang digelar di sejumlah daerah Indonesia,” kata dia sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index