JAKARTA – Anthropic PBC telah memilih Nasdaq sebagai tempat pencatatan saham menjelang penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) yang berpotensi memecahkan rekor.
Startup di balik chatbot Claude tersebut dilaporkan tengah mempersiapkan IPO yang kemungkinan berlangsung paling cepat pada Oktober 2026. Beberapa sumber menyebut Anthropic berupaya menggalang dana sebanyak atau bahkan lebih dari SpaceX.
Anthropic dan Nasdaq belum memberikan komentar mengenai rencana tersebut.
Pencatatan di Nasdaq juga akan menambah daftar IPO besar yang berlangsung di bursa tersebut sepanjang 2026. Empat dari IPO terbesar di AS tahun ini tercatat di Nasdaq, termasuk IPO SpaceX senilai US$86,3 miliar pada Juni dan SK Hynix Inc. yang mengumpulkan US$26,5 miliar dalam debutnya pada Juli.
Persiapan IPO Anthropic turut memunculkan pembahasan mengenai target valuasi perusahaan.
Menurut sumber kedua yang mengutip laporan CNBC, Anthropic membidik valuasi US$2 triliun menjelang pencatatan sahamnya di Nasdaq.
Anthropic sendiri berfokus pada pengembangan keluarga model AI Claude dengan pendekatan constitutional AI yang menekankan keamanan keluaran model.
Target tersebut muncul di tengah pertumbuhan perusahaan dan meningkatnya minat terhadap perusahaan AI di pasar modal.
Anthropic diperkirakan menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari US$65 miliar berdasarkan kinerjanya saat ini.
Angka tersebut disebut meningkat lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan laju pertumbuhan perusahaan pada akhir tahun lalu.
Anthropic juga dijadwalkan menyelesaikan fasilitas kredit bergulir senilai US$15 miliar pada awal September 2026.
Persiapan IPO Anthropic berlangsung ketika aktivitas penawaran umum perdana di AS mengalami peningkatan.
Berdasarkan data Bloomberg yang disebut dalam sumber pertama, perusahaan yang mencatatkan saham di AS sepanjang 2026 telah menghimpun dana sebesar US$160,6 miliar. Angka tersebut belum termasuk perusahaan cek kosong dan instrumen keuangan lainnya.
Jumlah tersebut menjadi dana terbesar yang terkumpul dalam setahun sejak 2021.
Persiapan IPO Anthropic berlangsung di tengah pernyataan mengenai risiko pengembangan AI.
CEO Anthropic Dario Amodei, CEO OpenAI Sam Altman, dan Elon Musk pada Sabtu yang sama-sama menyuarakan perlunya memperlambat pengembangan kecerdasan buatan karena meningkatnya risiko dari teknologi tersebut.
Sam Altman juga mengatakan kepada Fortune bahwa "OpenAI tidak akan go public pada 2026 dengan alasan masalah keamanan" sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di sisi lain, Anthropic tetap mempersiapkan pencatatan sahamnya di Nasdaq dengan target IPO yang kemungkinan berlangsung paling cepat pada Oktober.