IHSG Berpotensi Melemah, Perhatikan Support 6.400 Hingga 6.460

IHSG Berpotensi Melemah, Perhatikan Support 6.400 Hingga 6.460
IHSG, Harga Minyak Dunia, Pasar Saham Indonesia, Rekomendasi Saham, Phintraco Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (11/9), di tengah meningkatnya volatilitas harga minyak dunia akibat eskalasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG secara teknikal telah turun melewati level MA5 dan MA10 pada perdagangan Kamis, dengan ditutup turun 1,33% ke 6.589,34. Sedangkan indikator MACD dan Stochastic RSI disebut kembali membentuk death cross, yang membuat indeks berpotensi menguji level MA20 di 6.525.

“Jika break dari level tersebut, berpeluang menguji level support selanjutnya di 6.400-6.460,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu analis BRI Danareksa Sekuritas menilai tekanan utama di pasar saham Indonesia, berasal dari sentimen konflik Timur Tengah antara AS dan Iran, yang mendorong lonjakan harga minyak kembali di atas US$100 per barel.

“Sehingga meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mempersempit ruang pelonggaran moneter. Di sisi lain, kenaikan yield US Treasury, dengan yield 10 tahun mencapai sekitar 4,84%, juga menjadi tekanan bagi aset berisiko dan emerging market seperti Indonesia,” jelas analis BRI Danareksa, dalam laporan risetnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Untuk perdagangan Jumat ini, analis BRI Danareksa memperkirakan IHSG akan tetap bergerak volatil dan berpotensi melemah selama harga minyak mentah masih tinggi.

“Secara teknikal, selama belum reclaim 6.600, IHSG berisiko turun ke 6.475–6.375, dengan 6.600–6.700 sebagai resistance,” imbuh analis BRI Danareksa sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Senada dengan hal tersebut, analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai tekanan jual dari investor asing, diprediksi turut menambah sentimen negatif di pasar saham.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.520/6.450 dan resist 6.660/6.730,” jelas analis CGS International sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index