Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 Per 10 September 2026

Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45 Per 10 September 2026
Ilustrasi saham LQ45a (FOTO : NET)

JAKARTA – Perdagangan saham-saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 September 2026 diwarnai koreksi luas usai mengalami kenaikan tajam pada hari sebelumnya.

Total nilai transaksi bursa melonjak dari Rp16,2 triliun pada perdagangan sebelumnya menjadi Rp21,6 triliun. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) dalam jumlah besar, baik dari volume sebanyak 2,12 miliar saham maupun nilai senilai Rp1,95 triliun.

Rasio harga terhadap laba bersih per saham (price earning ratio/PER) menggambarkan berapa kali lipat harga saham jika dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya.

Rasio harga terhadap nilai buku (price to book value/PBV) mengukur perbandingan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per lembar saham.

Pada perdagangan 10 September, PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) anjlok 4,98 persen yang mengoreksi kenaikan pesat pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, PT Aneka Tambang (ANTM) menjadi satu-satunya yang menguat di kelompok ini dengan kenaikan 2,19 persen.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) juga melemah lumayan dalam sebesar 2,15 persen, sedangkan PT Bukit Asam (PTBA) bergerak stagnan.

PT Indika Energy (INDY) anjlok 7,69 persen pada perdagangan 10 September, mengoreksi sebagian lonjakan tinggi pada perdagangan sebelumnya.

PT Bumi Resources (BUMI), PT Merdeka Battery Materials (MBMA), dan PT Darma Henwa (DEWA) turut mengalami koreksi cukup dalam.

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) justru bergerak melawan arus dengan mencatatkan kenaikan tertinggi di kelompok ini sebesar 4,79 persen, sedangkan PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap mempertahankan posisi PBV terendah di antara 20 saham gabungan sebesar 0,39 kali.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index