BEI Cermati Saham PT Pakuan Tbk Akibat Lonjakan Harga di Luar Kebiasaan

BEI Cermati Saham PT Pakuan Tbk Akibat Lonjakan Harga di Luar Kebiasaan
Ilustrasi PT Pakuan Tbk (UANG) masuk dalam daftar Unusual Market Activity (FOTO : NET)

JAKARTA – PT Pakuan Tbk (UANG), emiten bidang properti dan real estate milik Tri Ramadi bersama Hapsoro, telah masuk ke dalam daftar Unusual Market Activity (UMA).

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterangan resmi akhir pekan lalu menyampaikan bahwa penyematan status UMA tersebut dipicu oleh lonjakan harga saham UANG yang berada di luar kebiasaan.

Pihak bursa menegaskan bahwa penetapan status UMA ini tidak serta merta menandakan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal. Di samping itu, seluruh pergerakan perdagangan maupun pola transaksi pada saham UANG bakal terus dipantau secara cermat.

Kendati demikian, BEI mengimbau para investor untuk senantiasa memperhatikan jawaban dari perusahaan tercatat atas konfirmasi bursa. Investor juga diminta terus mencermati seluruh rencana aksi korporasi UANG yang belum mengantongi persetujuan pemegang saham.

Berdasarkan data IDNFinancials.com, pergerakan harga saham UANG sejak awal tahun tercatat turun 10% hingga penutupan perdagangan pekan lalu di level Rp4.010 per lembar. Meski demikian, harga sahamnya dalam rentang 3 bulan terakhir telah melonjak lebih dari 100%.

Adapun tiga broker yang paling aktif mengakumulasi saham UANG dalam tiga bulan terakhir adalah Samuel Sekuritas Indonesia. Broker berkode IF tersebut mencatatkan net buy atau nilai pembelian bersih sebesar Rp2,5 miliar yang setara dengan 7,1 ribu lot saham.

Posisi selanjutnya disusul oleh BRI Danareksa Sekuritas (OD) dengan raihan net buy Rp1,2 miliar, serta Indo Premier Sekuritas (PD) yang membukukan net buy sebesar Rp803,7 juta.

Sementara itu, broker yang paling banyak melepas atau mencatatkan net sell atas saham UANG adalah Stockbit Sekuritas Digital (XL) senilai Rp3,3 miliar, Mandiri Sekuritas (CC) sebesar Rp1,9 miliar, dan BNI Sekuritas (NI) sebesar Rp536,8 juta.

Mayoritas saham UANG saat ini dipegang oleh Tri Ramadi melalui PT Sirius Surya Sentosa dengan porsi kepemilikan sebesar 40,99%. Sementara Hapsoro menggenggam 19,35% saham secara langsung, yang menempatkannya sebagai pemegang saham terbesar kedua.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index