JAKARTA – Rencana SpaceX untuk memproduksi sendiri bilah dan sudu turbin gas industri dinilai tidak terlalu mengancam Howmet Aerospace (NYSE:HWM). Analis Bernstein justru melihat kondisi ini dapat menciptakan peluang beli menyusul pelemahan saham tersebut.
Elon Musk menyatakan bahwa SpaceX berencana memproduksi komponen tersebut seiring upayanya memasang kapasitas daya 20 gigawatt di balik meteran untuk pusat data AI darat di Bastrop, Texas, pada akhir 2027 sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Howmet menguasai lebih dari 50 persen pasar pengecoran bilah turbin gas industri, dengan posisi terkuat di segmen turbin kelas atas. Musk sebelumnya menyebut kendali ketat sejumlah kecil pemasok atas produksi sebagai hambatan bagi industri ini sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Meskipun demikian, Howmet memiliki perjanjian jangka panjang dengan setiap produsen turbin gas industri besar. Hal ini memberikan perlindungan tertentu terhadap kemungkinan SpaceX mengalihkan produksi ke internal.
Ekspansi kapasitas baru pertamanya mulai beroperasi pada kuartal kedua, dengan setidaknya enam upaya ekspansi lagi yang direncanakan. Bisnis turbin gas industri perusahaan ini tumbuh 38 persen selama kuartal tersebut.
Perjanjian-perjanjian tersebut diyakini berlaku hingga sekitar tahun 2030. Masa berlaku ini sejalan dengan pernyataan Musk bahwa bilah turbin praktis sudah habis terjual hingga periode tersebut sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Keputusan SpaceX untuk membangun kapasitasnya sendiri juga bisa menjadi sinyal betapa ketatnya pasar yang ada seiring meningkatnya permintaan pembangkit listrik. Langkah ini tidak mengindikasikan melemahnya prospek Howmet.
Produksi komponen dalam skala besar juga menghadirkan tantangan teknis tersendiri. SpaceX mungkin akan kesulitan mencapai produksi massal cukup cepat untuk memenuhi target ekspansi dayanya dalam 18 bulan ke depan.
Upaya manufaktur SpaceX diperkirakan akan berfokus terutama pada pemenuhan kebutuhannya sendiri. Perusahaan tersebut tidak akan menjadi pemasok skala besar yang bersaing dengan Howmet di pasar turbin yang lebih luas.
Howmet mendapatkan peringkat Outperform dengan target harga $328. Angka tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 24 persen dari harga penutupan pada 28 Agustus sebesar $264,85.