Awal September 2026 IHSG Melesat 1,14 Persen ke Level 6.599,94

Awal September 2026 IHSG Melesat 1,14 Persen ke Level 6.599,94
Ilustrasi pasar saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di awal September pada zona hijau, melonjak 1,14% atau 74,46 poin menuju level 6.599,94 pada Selasa (1/9).

Nilai total transaksi di pasar saham tercatat Rp20,74 triliun, menyusut 17% dibandingkan transaksi Senin yang hampir menyentuh Rp25 triliun. Adapun volume perdagangan saham mencapai 59,69m miliar lembar melalui frekuensi transaksi sebanyak 2,65 juta kali.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masih mendominasi nilai transaksi, yakni masing-masing Rp1,41 triliun dan Rp1,31 triliun. Saham BUMI melonjak 7,29% sedangkan BBRI menguat 4%.

Sebagian besar indeks sektoral turut menanjak, dengan penguatan tertinggi dipimpin sektor industri sebesar 3,71% serta teknologi sebesar 2,90%.

Analis Phintraco Sekuritas mencermati IHSG sempat melampaui level 6.600 sebelum akhirnya terkoreksi ke bawah level psikologis tersebut menjelang penutupan. Indeks berpeluang meneruskan kenaikan menuju 6.705 apabila sanggup bertahan di atas 6.635 pada sesi berikutnya.

“Jika tidak, diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran 6.535-6.635,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perdagangan di awal September 2026 ini merupakan periode berlakunya pengeluaran 10 saham asal Indonesia dari indeks global MSCI.

Sejumlah saham yang terdepak antara lain PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), dan PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA).

Kendati terdepak dari indeks acuan global tersebut, beberapa emiten tetap membukukan kenaikan harga yang lumayan tinggi. Harga saham GOTO bertahan stagnan di level Rp50 per lembar, ARTO menguat 2,06%, TCPI melejit 10,41%, dan ESSA naik 6,92%.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index