FINANSIALINSIGHT.COM — Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pelatih asal Korea Selatan itu belum memberikan daftar tambahan pemain. Keputusan komposisi tim sepenuhnya menjadi kewenangan Shin Tae-yong, sejalan dengan target tinggi yang diberikan manajemen untuk musim depan.
"Sampai dengan saat ini memang kami belum mendapatkan update secara resmi dari Coach Shin Tae-yong tentang kebutuhan pemain," ujar Bambang saat ditemui di Persija Gallery, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Kewenangan Penuh Shin Tae-yong
Bambang menegaskan bahwa manajemen tidak akan ikut campur dalam urusan teknis perekrutan pemain. Komitmen ini menjadi bagian dari konsekuensi target juara yang dibebankan kepada Shin Tae-yong.
"Seperti kami sampaikan beberapa waktu yang lalu terkait dengan skuad dan komposisi tim itu menjadi kewenangan 100 persen dari Coach Shin Tae-yong. Itu menjadi komitmen awal kami karena kami juga memberikan target cukup tinggi sehingga konsekuensi itu harus diberikan," jelas pria yang akrab disapa Bepe tersebut.
Saat ini Persija memiliki 33 pemain dalam skuadnya. Sebanyak tujuh di antaranya adalah pemain asing baru, sementara empat lainnya pemain lokal. Slot pemain asing pun masih tersedia jika Shin Tae-yong menginginkan tambahan amunisi.
Jeremejeff dan Bursa Transfer yang Masih Terbuka
Salah satu rekrutan anyar yang sudah diperkenalkan adalah penyerang asal Swedia, Jeremejeff. Kehadirannya menjadi sinyal bahwa Persija tidak main-main dalam membangun tim untuk Super League 2026-2027.
"Kemarin kita sudah sama-sama saksikan bahwa ada kedatangan pemain baru, Jeremejeff dari Swedia. Dan apakah kemudian akan ada pemain baru, kita tunggu saja," kata Bambang.
Pintu masuk pemain masih terbuka lebar. Bursa transfer baru akan ditutup pada awal September, memberi ruang bagi Shin Tae-yong untuk mematangkan skuadnya.
Dukungan Finansial dari Upbit
Di luar urusan skuad, Persija juga mengumumkan kerja sama dengan platform aset digital, Upbit. Kolaborasi ini diumumkan di Persija Gallery pada hari yang sama dengan pernyataan Bambang soal komposisi tim.
Logo Upbit akan terpampang di pundak belakang jersey pemain Persija sepanjang musim. CEO Upbit, Resna Raniadi, menyebut Persija bukan sekadar klub sepak bola, melainkan identitas dan kebanggaan jutaan masyarakat Jakarta.
"Kami mencari mitra yang benar-benar merepresentasikan semangat perjuangan, konsistensi, dan loyalitas. Kami menemukan semangat tersebut bersama Persija," ucap Resna.
Bambang menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, energi besar dari jutaan pendukung Persija berpadu dengan semangat inovasi yang dibawa Upbit di dunia aset digital.