Tender Offer MAPI Rampung Porsi Saham Publik Susut Jadi 12,76 Persen

Tender Offer MAPI Rampung Porsi Saham Publik Susut Jadi 12,76 Persen
Ilusrasi mitra adiperkasa (FOTO: NET)

JAKARTA – Struktur kepemilikan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengalami perubahan signifikan usai pelaksanaan Penawaran Tender Wajib selesai dilakukan. Dalam aksi korporasi tersebut, sebanyak 6,01 miliar saham MAPI berhasil diserap oleh dua investor institusi sehingga porsi saham publik perseroan menyusut menjadi 12,76 persen.

Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Tbk Eva Andrianie memaparkan bahwa jumlah saham yang dibeli mencapai 6.015.151.902 saham atau setara 36,24% dari total saham beredar sebagaimana dilansir dari berita sumber. Keterbukaan informasi ini disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (3/8/2026).

Dua investor institusi menjadi pihak yang menyerap seluruh saham yang ditawarkan dalam tender wajib tersebut. Samudra (Investment) Pte. Ltd. mengambil porsi terbesar dengan membeli 4.980.000.000 saham atau setara 30% kepemilikan di MAPI.

Sementara itu, Ocean Continuum Pte. Ltd. menyerap 1.035.151.902 saham atau setara 6,24% dari total saham MAPI. Adapun harga tender offer tersebut sebesar Rp 1.550 per saham.

Harga saham MAPI per Senin (3/8/2026) naik 21,86% di level Rp 1.895 per saham. Hal ini membuat pergerakan saham MAPI melonjak 32,98% dalam lima hari terakhir.

Masuknya kedua investor tersebut mengubah komposisi pemegang saham MAPI secara signifikan. Sebelum tender wajib, kepemilikan publik tercatat sebesar 49% atau sebanyak 8.134.000.000 saham.

Setelah aksi tersebut selesai, kepemilikan masyarakat turun menjadi 12,76% atau 2.118.848.098 saham. Di sisi lain, Pacific Universal Investment Pte. Ltd. tetap menjadi pemegang saham pengendali MAPI dengan kepemilikan 51% atau sebanyak 8.466.000.000 saham.

Meski porsi saham publik mengalami penurunan, jumlah free float MAPI masih berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan oleh regulator pasar modal.

Eva memastikan seluruh informasi material terkait aksi korporasi tersebut telah disampaikan secara terbuka kepada publik sebagaimana dilansir dari berita sumber. Eva juga menegaskan tidak terdapat informasi material maupun kejadian penting lain yang belum diungkapkan perseroan dan berpotensi memengaruhi pergerakan harga saham MAPI sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan selesainya pelaksanaan tender wajib ini, struktur kepemilikan saham MAPI kini semakin terkonsentrasi pada investor institusi. Sementara Pacific Universal Investment mempertahankan posisi sebagai pemegang saham utama perusahaan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index