Morgan Stanley Raih Pendapatan Berulang Melonjak Berkat IPO SpaceX

Morgan Stanley Raih Pendapatan Berulang  Melonjak Berkat IPO SpaceX
Ilustrasi IPO SpaceX diperkirakan memberi Morgan Stanley pendapatan berulang lebih dari US$100 juta. (sumber foto : NET)

JAKARTA – Penawaran umum perdana saham (IPO) SpaceX diperkirakan memberikan pendapatan berulang bagi Morgan Stanley hingga melebihi US$100 juta.

Bank investasi tersebut tidak sekadar meraup sekitar US$100 juta dari perannya sebagai penjamin emisi IPO SpaceX. Lembaga keuangan ini juga diproyeksikan memperoleh pendapatan berulang yang jauh lebih besar melalui unit bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management).

Berdasarkan laporan Bloomberg, gelombang IPO pada kuartal II mendatangkan arus masuk aset baru bersih melampaui US$70 miliar ke divisi wealth management Morgan Stanley.

Aliran dana masuk tersebut diperkirakan menyumbang pendapatan tahunan di atas US$100 juta bagi Morgan Stanley yang berasal dari biaya pengelolaan aset nasabah baru.

SpaceX tercatat sebagai klien layanan workplace Morgan Stanley yang menyediakan kompensasi berbasis saham, program pensiun, serta layanan eksekutif. Divisi ini menjadi salah satu pendorong utama bank dalam menggaet nasabah pengelolaan kekayaan.

Kepala Wealth Management Morgan Stanley, Jed Finn, mengungkapkan bahwa IPO bukan sekadar peristiwa satu kali, melainkan membuka peluang bisnis jangka panjang karena saham karyawan akan terus dilepas ke pasar dan saham baru dapat diterbitkan.

"Akan keliru jika menganggap IPO hanya sebagai peristiwa satu kali untuk memperoleh aset kelolaan. Ada berbagai tahapan peluang, dengan saham yang terus terbuka untuk diperdagangkan dan penerbitan saham baru," ujar Finn sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Morgan Stanley telah mentransformasi fokus bisnisnya ke bidang pengelolaan kekayaan sejak krisis keuangan 2008.

Saat ini, bank tersebut mengelola sekitar US$8 triliun aset dan melayani sekitar 70% perusahaan rintisan unicorn terbesar serta lebih dari separuh perusahaan anggota indeks S&P 500 melalui layanannya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index