FINANSIALINSIGHT.COM — Mercedes-Maybach S 680 menyimpan mesin V12 twin-turbo 6.0 liter M279 yang pernah dipakai S65 AMG, kini satu-satunya Mercedes bermesin V12 yang bisa dibeli tanpa badge AMG. Model ini menghasilkan 621 tenaga kuda dan torsi 664 lb-ft, cukup melesat 0-60 mph dalam 4,3 detik. Sayangnya, regulasi emisi Eropa memaksa Mercedes menariknya dari benua tersebut.
AMG sudah identik dengan Mercedes tercepat selama puluhan tahun. Divisi yang diakuisisi Mercedes-Benz ini memang dibentuk untuk menyulap mobil mewah menjadi sports car sungguhan, lengkap dengan mesin rakitan tangan satu teknisi per unit lewat filosofi "one man, one engine".
Meski begitu, AMG bukan satu-satunya jalur Mercedes untuk mencetak mobil cepat. Sejak 1999 sepenuhnya bergabung ke Mercedes, AMG terus sibuk, tapi pabrikan tetap melahirkan sejumlah mesin bertenaga yang tak pernah menyandang badge AMG sama sekali.
SLR McLaren: Mesin AMG, Badge Bukan AMG
Mercedes-Benz SLR McLaren dikembangkan bersama McLaren dan tak menyandang badge AMG di bodinya. Ironisnya, mesin yang dibawanya justru dirakit tangan oleh AMG di Affalterbach.
SLR dirancang sebagai halo car gabungan Mercedes-McLaren, penghormatan modern untuk 300SLR racer era 1950-an. McLaren menangani monokok serat karbon dan perakitan akhir di Woking, Inggris.
Supercharged V8 5,4 liter di SLR menghasilkan 617 tenaga kuda dan torsi 575 lb-ft. Versi 722 Edition mendorongnya ke 641 tenaga kuda dan 605 lb-ft, disalurkan ke roda belakang lewat transmisi otomatis lima percepatan.
Total produksi antara 2003 dan 2010 diperkirakan hanya 2.157 unit, terbagi dalam coupe, roadster, dan Stirling Moss speedster. Akselerasi 0-60 mph versi 722 Edition tercatat 3,6 detik dengan top speed 209 mph.
Maybach S 680 dan V12 yang Terusir dari Eropa
Mercedes-Maybach S 680 adalah Mercedes bermesin pembakaran terkuat yang bisa dibeli hari ini tanpa badge AMG. Mesin V12 twin-turbo 6,0 liter M279 yang diusungnya adalah unit yang sama yang pernah menggerakkan S65 AMG sebelum Mercedes menghentikan lini performa V12.
Di S 680, mesin itu memuntahkan 621 tenaga kuda dan torsi 664 lb-ft. Limusin mewah ini sanggup berakselerasi 0-60 mph dalam 4,3 detik, dengan top speed dibatasi elektronik di 155 mph.
Pada generasi W223 tahun 2021, S 680 juga menjadi Mercedes road car bermesin V12 pertama yang menyalurkan tenaga ke keempat roda lewat sistem 4MATIC. Karakter mesinnya justru diatur untuk kehalusan, bukan agresivitas.
Masalahnya, V12 ini tidak lagi memenuhi aturan emisi Eropa. Mercedes pun menariknya dari benua tersebut. Pembeli di pasar Amerika Serikat, China, Timur Tengah, Jepang, atau Korea Selatan masih bisa memesannya, sementara Eropa hanya kebagian varian V8 S580.
Maybach EQS 680 SUV: Motor AMG, Badge Maybach
Maybach EQS 680 SUV menyandang gelar Mercedes non-AMG terkuat saat ini. Motor listrik gandanya identik dengan unit yang dipakai EQS 53 sedan, sehingga tenaganya membengkak jadi 649 tenaga kuda dan torsi 700 lb-ft.
Angka itu jauh melampaui 536 tenaga kuda milik EQS 580 SUV standar. Bobotnya 6.779 pon, tapi akselerasi 0-60 mph tetap tercatat 4,1 detik meski top speed dibatasi 130 mph.
Baterai 118 kWh mengantarkannya menempuh sekitar 280 mil dalam siklus EPA. Pengisian DC dari 10 ke 80 persen diklaim rampung dalam waktu sekitar setengah jam.
Menarik dicatat, EQS 53 AMG memulai dari 649 tenaga kuda yang sama, tapi bisa melejit hingga 751 tenaga kuda berkat paket Dynamic Plus opsional. Fitur tambahan itu tidak tersedia di versi Maybach.
Kelima model ini membuktikan Mercedes tetap bisa melahirkan mobil cepat tanpa harus menempelkan badge AMG. Sebagian menyembunyikan mesin rakitan AMG di balik bodi limusin, sebagian lain justru memakai motor listrik warisan divisi performa tersebut.