IHSG Turun Tipis ke 6.518, ISAT dan MBMA Jadi Top Losers LQ45

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:37:17 WIB
Ilustrasi indeks saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan penurunan sebesar 3,62 poin atau 0,06% ke level 6.518,12 pada sesi penutupan perdagangan Jumat (28/8/2026).

Tercatat sebanyak 276 saham mengalami kenaikan, 328 saham melemah, dan 188 saham bergerak stagnan.

Mayoritas indeks sektoral berada di zona merah dengan delapan sektor melemah, sementara hanya tiga sektor yang berhasil bertahan di zona hijau.

Penguatan melingkupi sektor keuangan yang meningkat 0,67%, sektor barang konsumen siklikal naik 0,52%, serta sektor transportasi menguat 0,44%.

Sementara itu, pelemahan paling signifikan dialami oleh sektor perindustrian yang merosot 1,41%, disusul sektor kesehatan turun 0,71%, dan sektor energi tergerus 0,65%.

Keseluruhan volume transaksi saham di bursa mencatatkan angka 34,20 miliar saham, dengan akumulasi nilai transaksi mencapai Rp 14,90 triliun.

Jajaran top gainers di indeks LQ45 diisi oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 2,17%, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 1,89%, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) meningkat 1,32%.

Di sisi lain, top losers indeks LQ45 ditempati oleh PT Indosat Tbk (ISAT) dengan penurunan -3,07%, PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA) terkoreksi -2,93%, serta PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melemah -2,55%.

Tags

Terkini