Rekomendasi 9 Saham Elektronik Jepang Terbaik Versi Goldman Sachs

Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00:27 WIB
Ilustrasi goldman sachs (FOTO : NET)

JAKARTA – Goldman Sachs mengidentifikasi sembilan saham unggulan pada sektor komponen elektronik serta semikonduktor Jepang. Beberapa perusahaan diposisikan untuk memperoleh manfaat dari kuatnya permintaan di bidang kecerdasan buatan dan aplikasi pusat data, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bank investasi tersebut menyoroti aneka katalis di seluruh sektor, meliputi revisi laba, ekspansi kapasitas, hingga peningkatan metrik profitabilitas. Berikut merupakan daftar saham dengan peringkat tertinggi:

Ibiden (Beli): Goldman Sachs memproyeksikan perusahaan akan merevisi rencana jangka menengahnya ke atas sekaligus mengumumkan ekspansi kapasitas tambahan, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Panduan margin operasi divisi elektronik mengalami revisi naik dari 22,7% menjadi 29,3% untuk keseluruhan tahun, terutama dipicu oleh harga jual. Sementara untuk CPU, margin operasi bagi pelanggan terbesar berpotensi melonjak dari sedikit di bawah 20% pada kuartal pertama menjadi mendekati 30% pada kuartal keempat.

Rencana jangka menengah yang menargetkan laba operasi sebesar ¥150 miliar pada tahun fiskal 2028 dan ¥300 miliar atau lebih pada tahun fiskal 2031 berpeluang direvisi naik saat pengumuman hasil kuartal kedua.

Ibiden mencatatkan hasil kuartal pertama fiskal 2026 yang melampaui estimasi analis, baik untuk pendapatan maupun laba. Perusahaan turut menaikkan outlook keseluruhan tahunnya berkat tingginya permintaan substrat server AI.

Murata Manufacturing (Beli): Perusahaan mengantisipasi kenaikan laba kuartal kedua serta revisi lanjutan ke atas untuk panduan sepanjang tahun.

Rasio book-to-bill MLCC sebesar 1,47x pada kuartal pertama mengindikasikan asumsi yang konservatif untuk kuartal kedua. Pertumbuhan penjualan tahunan MLCC yang digunakan pada AI dan pusat data direvisi naik dari 85-90% menjadi 100-105%.

Sikap manajemen secara bertahap beralih untuk mempertimbangkan kenaikan harga sebagian seiring kondisi pasar yang kian selaras.

Taiyo Yuden (Beli): Goldman Sachs memprediksi adanya transisi menuju pemulihan laba yang cepat pada kuartal kedua dan ketiga, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rasio book-to-bill MLCC menyentuh 1,72x, diikuti tingkat utilisasi yang naik dari 85% pada kuartal pertama menjadi 95% pada kuartal kedua. Penjualan untuk server AI mengalami revisi naik dari pertumbuhan 80-85% menjadi 150%.

Walaupun laba operasi kuartal pertama Taiyo Yuden berada di bawah estimasi konsensus, perusahaan menaikkan panduan laba operasi keseluruhan tahunnya ke level yang melebihi perkiraan.

Renesas (Beli): Ekspansi laba kuartalan jangka pendek serta peningkatan profitabilitas pada tahun fiskal 2027 akibat perluasan kapasitas internal diperkirakan menjadi katalis.

Penjualan pusat data berada di jalur tepat untuk menembus ¥300 miliar pada tahun fiskal 2026, naik 85-90% secara tahunan dari posisi sedikit di atas ¥160 miliar pada tahun fiskal 2025.

Rohm (Beli): Peluang revisi signifikan ke atas untuk keseluruhan tahun menjadi katalis berikutnya.

Laba kuartal kedua berpotensi terdorong oleh pertumbuhan penjualan yang ditopang rasio book-to-bill kuartal pertama sebesar 1,2x dan tingkat utilisasi yang merambat menuju 70% atau lebih pada bulan September. Panduan penjualan tahun fiskal 2027 untuk AI dan pusat data dinaikkan dari ¥25,0 miliar menjadi ¥30,0 miliar.

TDK (Beli): Goldman Sachs melihat potensi revisi signifikan ke atas untuk sepanjang tahun, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Capaian kuartal pertama serta outlook seluruh lini bisnis melampaui ekspektasi, dengan laba operasi kuartal kedua berpotensi menembus ¥100 miliar.

Panduan penjualan tahunan untuk baterai industri direvisi naik dari sekitar ¥110 miliar menjadi sekitar ¥150 miliar, mayoritas diperuntukkan bagi baterai UPS AI dan pusat data.

Kyocera (Beli): Perusahaan memperkirakan perkembangan informasi terkait potensi kenaikan lebih lanjut pada panduan tahun fiskal 2027 yang didorong komponen terkait AI dan pusat data, serta kemungkinan revisi naik target ROE dalam rencana jangka menengah berikutnya.

MinebeaMitsumi (Beli): Fokus selanjutnya tertuju pada potensi kenaikan panduan tahun fiskal 2027 yang terutama ditopang oleh bearing dan motor, serta meningkatnya visibilitas pencapaian rencana jangka menengah.

Nidec (Beli): Fokus utama berikutnya yaitu status pengajuan laporan sekuritas yang jatuh tempo pada 30 September.

Tags

Terkini