Bank Kasikorn Indonesia Rencanakan Rights Issue 2,87 Miliar Saham

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:50:24 WIB
Ilustrasi bank kasikorn indonesia (FOTO : NET)

JAKARTA – PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS), yang dahulu bernama PT Bank Maspion Indonesia Tbk, mengumumkan rencana penambahan modal lewat skema Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu IV (PMHMETD IV) atau rights issue.

Keterangan terbaru dari perseroan mengindikasikan bahwa pemegang saham yang memilih tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan saham paling banyak 13,71%.

Mengutip keterbukaan informasi perseroan pada Rabu (19/8), BMAS memvalidasi rencana penerbitan saham baru paling banyak 2,87 miliar lembar bernominal Rp100 per saham pada aksi rights issue mendatang.

Total lembar saham baru itu mencakup 15,88% dari modal yang telah ditempatkan serta disetor penuh oleh perseroan saat ini.

Manajemen BMAS menjelaskan bahwa aksi PMHMETD IV ditujukan guna memperkokoh struktur permodalan perseroan dan membuka peluang investor ikut serta mendorong kinerja keuangan perusahaan.

Semua dana bersih yang didapat dari rights issue, setelah dipotong biaya emisi, bakal dialokasikan utuh sebagai modal kerja demi mendongkrak penyaluran kredit perseroan.

Agenda aksi korporasi ini perlu mengantongi persetujuan pemegang saham terlebih dahulu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Di sisi lain, pergerakan saham BMAS terpantau menguat pada sesi perdagangan Rabu (19/8). Pada sesi II pukul 14.48 WIB, harga saham BMAS naik 1,21% menuju level Rp500 per saham.

Performa saham BMAS tercatat naik 2,46% sepanjang sebulan terakhir. Walau demikian, sejak awal tahun 2026, sahamnya masih terkoreksi sebesar 22,48%.

Tags

Terkini