IHSG Menguat 0,75 Persen ke 6.449,83, Cermati Rekomendasi Saham Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:14:45 WIB
Ilustrasi IHSG Menguat (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak terbatas pada perdagangan Rabu (19/8/2026).

Pada Selasa (18/8/2026), IHSG ditutup menguat 47,942 poin atau 0,75% ke level 6.449,83.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menyampaikan, IHSG ditutup menguat 0,75% di tengah koreksi bursa global dan regional Asia, serta pelemahan nilai tukar rupiah.

“Penguatan IHSG didorong oleh emiten-emiten konglomerasi,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memaparkan, penguatan hari ini terutama ditopang sektor energi yang naik 7,10%, dengan saham BYAN menjadi kontributor terbesar setelah melonjak sekitar 20% di tengah sentimen akuisisi.

“Selain itu, saham BRMS dan EMAS juga turut menopang indeks,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dari dalam negeri, para pelaku pasar masih mencermati Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung 18–19 Agustus 2026, dengan konsensus memproyeksikan BI Rate dipertahankan pada level 5,75%.

Rilis data utang luar negeri Indonesia kuartal II-2026 sebesar US$ 454,4 miliar turut menjadi perhatian pasar. Sementara itu, RAPBN 2027 menjadi sentimen tambahan mengenai arah kebijakan fiskal serta pertumbuhan ekonomi.

Dari sisi global, pasar memperhatikan perlambatan ekonomi China dan Jepang serta perkembangan ketegangan AS-Iran yang berpotensi memengaruhi harga minyak dan inflasi.

“Investor juga menunggu FOMC Minutes pada Kamis dini hari, terutama untuk melihat arah kebijakan The Fed menjelang September,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Herditya memproyeksikan IHSG rentan terkoreksi pada perdagangan Rabu (19/8/2026) dengan area support 6.407 dan resistance 6.465.

“Investor akan mencermati rilis BI rate yang diperkirakan masih sama dan juga FOMC Minutes yang diperkirakan akan membahas kebijakan ke depannya,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Herditya pun menyarankan para investor untuk mencermati saham BRMS dengan target harga Rp 695 - Rp 725 per saham, PGEO Rp 1.160 - Rp 1.205 per saham, serta TAPG Rp 1.890 - Rp 1.945 per saham.

Reza menilai, pergerakan IHSG akan relatif terbatas pada kisaran support 6.400–6.430 dan resistance 6.490 untuk Rabu (19/8/2026).

Secara teknikal, IHSG membentuk gap up dan ditutup pada posisi 6.449,83 hari ini, namun candle terakhir membentuk pola shooting star di area previous high 6.491.

“Ini menunjukkan adanya potensi profit taking di sekitar resistance, sehingga penguatan kemungkinan masih terbatas dan pasar cenderung konsolidasi terlebih dahulu,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sentimen utama yang akan dicermati yaitu hasil RDG Bank Indonesia pada 19 Agustus. BI-Rate saat ini berada di level 5,75%, dan pasar memperkirakan BI masih mempertahankan tingkat tersebut.

”Dari global, investor akan mencermati FOMC Minutes yang dijadwalkan rilis 19 Agustus waktu AS, untuk melihat arah kebijakan The Fed menjelang September,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reza merekomendasikan beli untuk saham EMTK, ADRO, serta BWPT dengan target harga masing-masing Rp 530 - Rp 550 per saham, Rp 2.600 - Rp 2.700 per saham, dan Rp 97 - Rp 100 per saham.

Tags

Terkini