IHSG Berpeluang Uji 6.400, Cermati Rekomendasi Saham TPIA hingga BACH

Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:40:24 WIB
Ilustrasi saham (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi tipis 0,12 persen menuju level 6.343,71 pada Kamis (6/8/2026), usai sempat menguji area 6.388 dalam perdagangan intraday. Pelemahan tersebut disebabkan aksi ambil untung (profit taking) setelah mengalami penguatan selama beberapa hari terakhir sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kendati demikian, sentimen pasar domestik masih cenderung positif. Hal ini disokong pertumbuhan ekonomi nasional yang menyentuh angka 5,29 persen secara tahunan (year on year/YoY), melampaui estimasi pasar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping itu, penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran, serta suntikan stimulus pemerintah di semester II-2026 menjadi daya dorong tambahan bagi pasar sebagaimana dilansir dari berita sumber. Melihat faktor eksternal, harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah serta proyeksi melonggarnya kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (The Fed) tetap menopang sentimen investor sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada periode jangka pendek, para pelaku pasar bakal mencermati penetapan calon Gubernur Bank Indonesia yang rencananya diputuskan pada pekan ini. Langkah tersebut dipandang krusial lantaran bakal menentukan arah kebijakan moneter sekaligus stabilitas kurs rupiah ke depannya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Para investor juga menantikan kabar rilis data cadangan devisa Indonesia yang diproyeksikan bertahan di kisaran US$ 145,6 miliar, beserta Indeks Harga Properti yang diperkirakan tumbuh 0,8 persen YoY sebagaimana dilansir dari berita sumber. Sementara dari mancanegara, perhatian pasar mengarah pada rilis data neraca perdagangan China yang diprediksi mencetak surplus berkisar US$ 107 miliar sebagaimana dilansir dari berita sumber. Indikator tersebut menjadi acuan guna mengukur kekuatan aktivitas perdagangan serta permintaan pasar global sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berdasarkan riset Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) BRI Danareksa Sekuritas pada Jumat (7/8), secara teknikal pergerakan IHSG masih berada dalam tren positif selama bertahan di atas rentang support 6.270–6.300 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"IHSG berpeluang kembali menguat untuk menguji resistance psikologis di level 6.400. Apabila mampu menembus (breakout) dan bertahan di atas level tersebut, kondisi ini berpotensi menjadi awal fase penguatan baru dengan target kenaikan berikutnya," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Akan tetapi, pergerakan sentimen dari Wall Street masih tetap perlu dicermati. Indeks-indeks utama di Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Kamis (6/8) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dow Jones Industrial Average merosot 0,85 persen menuju level 53.885,10, S&P 500 melorot 0,18 persen ke posisi 7.709,96, sedangkan Nasdaq Composite terkoreksi tipis 0,06 persen ke level 26.348,35 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Secara teknikal, pergerakan TPIA masih berada pada tren naik dan kian mendekati level resistance psikologis di 2.200. Apabila batas itu berhasil ditembus, peluang penguatan ke arah 2.285 bakal makin terbuka sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi: Buy 2.050–2.150 Target harga: 2.200 dan 2.285 Stop loss: di bawah 1.995

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Saham CDIA mulai memperlihatkan pemulihan pasca rebound dari batas support 654 dan kini tengah menguji resistance 735. Jika berhasil melampaui level tersebut, saham ini berpotensi melanjutkan reli kenaikan sampai 790 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi: Buy 650–700 Target harga: 735 dan 790 Stop loss: di bawah 640

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Pergerakan DSSA mengonfirmasi breakout di atas area 950 yang mengindikasikan momentum bullish kembali menguat. Selama pergerakan harga bertahan di atas level tersebut, tren penguatan berpeluang berlanjut ke kisaran 1.000–1.035 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi: Buy 950–970 Target harga: 1.000 dan 1.035 Stop loss: di bawah 900

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) Pergerakan BACH memperlihatkan indikasi profit taking sesudah mengalami reli yang amat agresif. Kondisi ini tecermin dari munculnya bearish candle berukuran besar pada area puncak harga sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sepanjang saham belum sanggup kembali beranjak di atas level tertinggi sebelumnya, tekanan jual diperkirakan masih berpotensi berlanjut dengan rentang 570 sebagai batas support selanjutnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Rekomendasi: Sell Harga terakhir: 630 Support berikutnya: 570

Tags

Terkini