Laba Emiten Hermanto Tanoko Melonjak 273 persen Bakal Kebut Proyek

Kamis, 30 Juli 2026 | 20:09:29 WIB
Ilustrasi pt jaya sukses makmur sentosa (FOTO: NET)

JAKARTA – Emiten properti milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) optimistis melanjutkan pertumbuhan pada semester II-2026 dengan mempercepat pengembangan sejumlah proyek strategis. Optimisme tersebut ditopang kinerja keuangan yang melonjak pada paruh pertama tahun ini, didukung diversifikasi lini bisnis.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 287 miliar pada semester I-2026 atau meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 273% secara tahunan menjadi Rp 123,5 miliar.

Presiden Direktur RISE, Budi Agusti mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan strategi diversifikasi portofolio bisnis yang mulai memberikan hasil optimal.

"Pertumbuhan pendapatan dan laba pada semester I menunjukkan bahwa strategi pengembangan portofolio di berbagai segmen bisnis mulai memberikan hasil yang optimal. Kami akan terus mempercepat pengembangan proyek-proyek strategis yang telah direncanakan agar dapat menciptakan sumber pertumbuhan baru," ujar Budi sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp 157,7 miliar atau sekitar 55% dari total pendapatan, melonjak 878% secara tahunan berkat penjualan lahan kawasan industri dan gudang modern.

Sementara itu, segmen Hotel, MICE & Leisure menyumbang Rp 85 miliar atau sekitar 30% dari total pendapatan, didorong meningkatnya aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai acara, dan pemulihan sektor pariwisata.

Perseroan juga memperoleh kontribusi dari segmen Business Districts sebesar Rp 20 miliar, sedangkan segmen Community Living menyumbang sekitar 8% dari total pendapatan.

Manajemen menilai prospek segmen hunian masih menjanjikan setelah proyek Grand Sunrise Menganti di Gresik mencatat penjualan 27 unit rumah tipe Ruby dalam waktu kurang dari satu bulan sejak diluncurkan.

Memasuki semester II-2026, RISE akan mempercepat pengembangan sejumlah proyek strategis, antara lain Tanrise Industrial Park Palembang, VASA Ubud Bali, dan Tanrise Bandung, yang diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru.

Menurut Budi, fundamental bisnis yang semakin kuat, diversifikasi pendapatan, serta pipeline proyek yang solid menjadi modal perseroan untuk mempertahankan tren pertumbuhan hingga akhir tahun.

Terkini