Daftar Saham PER Terendah dan Tertinggi LQ45: BUMI dan CPIN Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:21:13 WIB
Ilustrasi perdagangan saham (sumber foto : NET)

JAKARTA – Perdagangan saham-saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Juli 2026 kembali diwarnai melonjaknya kelompok PER tertinggi.

Total nilai transaksi di bursa mengalami kenaikan menjadi Rp23,9 triliun dari yang sebelumnya Rp18,6 triliun.

Sementara itu, investor asing mencatatkan net jual baik dari volume sebanyak 1,28 miliar saham maupun nilai yang mencapai Rp1,22 triliun.

Price earning ratio (PER) menggambarkan berapa kali lipat harga saham jika dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya.

Adapun price to book value (PBV) membandingkan antara harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per lembar sahamnya.

PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) membukukan kenaikan tertinggi di kelompok ini sebesar 3,12%, menjadi satu-satunya yang menguat lebih dari 3%.

Di sisi lain, PT Hartadinata Abadi (HRTA) berbalik melemah 2,72% usai menjadi pendorong utama kelompok ini pada sesi sebelumnya.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) juga ikut melorot 1,90%, sedangkan PT Bank Tabungan Negara (BBTN) bergerak stagnan.

PT Bumi Resources (BUMI) melonjak 8,93%, yang merupakan lonjakan tertinggi di antara seluruh 20 saham gabungan.

Penguatan BUMI didukung volume transaksi melebihi 12 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp2,2 triliun, melampaui saham lainnya di kelompok ini.

PT Darma Henwa (DEWA) turut menguat signifikan sebesar 7,27%, lalu PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) merangkak naik 4,86%.

Sebaliknya, PT Barito Pacific (BRPT) terperosok 2,19% melanjutkan penurunan dari hari sebelumnya.

Sementara PT Semen Indonesia (SMGR) masih menjadi pemilik PBV terendah dari seluruh 20 saham gabungan sebesar 0,23 kali.

PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) kembali bergerak stagnan pada level harga Rp50.

Volume perdagangan GOTO menyusut menjadi 45,2 juta saham dari yang sebelumnya 276,6 juta saham pada sesi perdagangan lalu

Terkini