JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah secara resmi mengalihkan seluruh kepemilikan sahamnya di PT BNI Asset Management (BNI AM) kepada PT Danantara Asset Management (DAM). Usainya aksi korporasi ini menandai bahwa BNI AM tidak lagi menjadi bagian dari Grup BBNI.
Lewat keterbukaan informasi BEI pada Kamis (23/7), perseroan menyampaikan bahwa anak usahanya, PT BNI Sekuritas (BNIS), telah menandatangani Akta Jual Beli Saham (AJB) pada 22 Juli 2026. Penandatanganan tersebut dilakukan guna mengalihkan seluruh 39.960.000 saham atau 100% kepemilikannya di BNI AM kepada DAM.
“Pengalihan saham tersebut sebelumnya telah disepakati melalui Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) yang ditandatangani BNIS dan DAM pada 1 April 2026. Perseroan juga telah menyampaikan keterbukaan informasi terkait rencana transaksi tersebut kepada publik pada 2 April 2026,” tulis manajemen sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Manajemen menegaskan bahwa seluruh persyaratan pendahuluan, termasuk kelengkapan izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, telah dipenuhi sehingga proses divestasi dapat diselesaikan berdasarkan aturan dalam PJBS.
Usai transaksi ini berlaku efektif, BNIS tidak lagi memegang saham BNI AM. Sejalan dengan hal tersebut, BNI AM secara resmi keluar dari Grup BNI dan tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan perseroan melalui BNIS.
”Aksi korporasi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.