Saham BUMI Melonjak 9,52 Persen Didorong Aksi Borong dan Akuisisi Tambang

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:17:27 WIB
Ilustrasi saham (sumber foto : NET)

JAKARTA – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami kenaikan signifikan pada sesi I perdagangan Kamis (23/7/2026). Pergerakan saham emiten milik Grup Bakrie dan Salim ini berada di level Rp 184 atau menguat 9,52 persen sekitar pukul 11.20 WIB.

Perdagangan saham Bumi Resources tercatat mencapai 4,61 miliar lembar dengan frekuensi 76.316 kali dan nilai transaksi sebesar Rp 826,67 miliar. Lonjakan pada saham beritik BUMI ini disebabkan oleh maraknya aksi beli oleh para investor.

Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas saat berita dibuat, BUMI mencatatkan net buy senilai Rp 218 miliar yang merupakan angka tertinggi dibanding saham lainnya. Di sisi lain, Samuel Sekuritas dalam Equity Research 21 Juli 2026 konsisten memberikan rekomendasi buy untuk saham Bumi Resources dengan target harga Rp 300.

Langkah akuisisi 100 persen saham Wolfram Limited pada November 2025 dinilai Samuel Sekuritas sebagai pendorong positif karena memberi nilai tambah. Perusahaan pertambangan emas dan tembaga asal Australia tersebut memegang dua aset tambang utama.

"Wolfram memiliki dua aset tambang utama: Crush Creek, dengan cadangan sebesar 191 koz dan sumber daya sebesar 470 koz (kadar 2,3 g/t), serta Mount Carlton, dengan cadangan sebesar 129 koz dan sumber daya sebesar 197 koz (kadar 1,4 g/t)," papar Samuel Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Valuasi EV/cadangan pada transaksi ini tercatat sebesar USD 133/oz yang memperlihatkan diskon 64 persen jika dibandingkan rata-rata tertimbang global transaksi sejenis. Akuisisi tersebut dianggap mampu memperkuat stabilitas laba jangka panjang dan diversifikasi portofolio di luar batu bara.

“Kami memandang akuisisi ini sebagai langkah yang memberikan nilai tambah, serta memperkuat stabilitas laba jangka panjang dan diversifikasi portofolio BUMI di luar sektor batu bara,” kata Samuel Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pihak Bumi Resources (BUMI) mengungkapkan perkembangan entitasnya, Wolfram Limited, yang mencatatkan kemajuan lebih cepat lewat penambangan bawah tanah serta akses ke bijih berkadar lebih tinggi. Menteri Pertambangan Queensland, (The Hon.) Dale Last MP, meresmikan kembali operasional proyek Mt. Carlton - Wolfram Limited pada 30 Juni 2026.

Momen tersebut menjadi tonggak krusial dalam menghidupkan kembali aset emas, perak, dan tembaga yang sangat signifikan di kawasan tersebut. Pembukaan kembali proyek ini menyerap sekitar 300 tenaga kerja di sektor teknik, geologi, administrasi, dan pengolahan, serta memberi dampak ekonomi bagi wilayah Townsville dan Queensland Utara.

“Kehadiran Menteri Pertambangan Queensland tersebut juga mencerminkan semakin diakuinya Bumi Resources sebagai salah satu kontributor penting bagi sektor sumber daya alam Queensland dan agenda pembangunan ekonomi yang lebih luas,” kata manajemen Bumi Resources, emiten Grup Bakrie dan Salim, dikutip Senin (6/7/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Aktivitas penambangan terbuka (open pit mining) di Mt. Carlton telah berjalan sejak April 2026 dan mulai mendatangkan pendapatan sesuai target. BUMI juga menyampaikan keberhasilan dimulainya penambangan bawah tanah (underground mining) di area A39 yang berpotensi menghasilkan ore berkadar tinggi serta meningkatkan profil produksi Wolfram.

Sejak April 2026, penambangan terbuka di area V2 menjadi penopang utama produksi Mt. Carlton dengan bijih yang langsung diproses di lokasi. Sementara itu, konsentrat yang dihasilkan disalurkan kepada Glencore sesuai kesepakatan offtake berdurasi tujuh tahun.

“Dengan average head grade sekitar 2 gram per ton (g/t) dan kapasitas pengolahan stabil sebesar 40.000–50.000 ton ore per bulan, V2 memberikan landasan produksi yang kuat untuk mendukung kinerja operasi dalam jangka pendek hingga menengah,” pungkas manajemen BUMI sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini

10 Ikan Hias Air Tawar Mudah Dipelihara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38:20 WIB

Pentingnya Memilih Pakan Ikan Berkualitas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:23:01 WIB